Taufik mengatakan, pembangunan sistem air baku Paneki melingkupi pembangunan Bendung, pengadaan dan pemasangan pipa transmisi sepanjang 4,2 km, Jembatan Pipa 2 Buah, Jalan Inspeksi sepanjang 4,25 km dan telah selesai pada Desember 2021.
Selanjutnya tengah dikerjakan peningkatan sistem air baku untuk Huntap Duyu. Lingkup pekerjaannya pengadaan dan pemasangan pipa dan aksesoris, pekerjaan perlintasan
jalan, pekerjaan flow meter chamber, pekerjaan hydrotest, pekerjaanJembatan Gantung, dan Rehabilitasi Sabo Dam.
Sebagai upaya percepatan dan evaluasi kegiatan, Taufik mengatakan, secara rutin setiap bulan dilakukan pertemuan monitoring oleh Kepala Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Bencana Kementerian PUPR di Sulteng Arie Setiadi Moerwanto bersama Balai Wilayah Sungai Sulawesi III, konsultan dan kontraktor fisik.
Wahyono, salah seorang warga Huntap Pombewe mengaku sangat bersyukur dengan sudah selesainya Huntap yang dibangun. “Saya rumah sebelumnya di Sidera rumah saya hancur total terkena gempa. Sebelumnya saya sekeluarga tiga tahun tinggal di tenda, harapannya paling tinggal air bisa lancar,” katanya.
(Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR)






