Suharyanto menambahkan ada 17 jurnalis asing yang telah mendaftar dan saat ini sedang menunggu validasi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika dan Kementerian Luar Negeri. Pihak BNPB juga akan menyiapkan surat undangan terhadap para jurnalis asing tersebut.
Pada kesempatan itu, Kepala BNPB berpesan kepada para pemimpin redaksi media massa serta peserta jurnalis untuk melakukan registrasi untuk mengakses penyelenggaraan GPDRR nanti. Pendaftaran kepada awak jurnalsi paling lambat esok hari atau 15 April 2022. Peserta atau media dapat mendaftar melalui tautan https://globalplatform.undrr.org/
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kemanusiaan Muhadjir Effendy menyampaikan bahwa nilai penting GPDRR bagi Indonesia adalah terwadahinya kepentingan Indonesia dalam kesepakatan GPDRR serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi pasca-pandemi Covid-19.
Ia menambahkan penyelenggaraan Platform Global untuk Pengurangan Risiko Bencana (GPDRR) ini diharapkan secara langsung mendukung pertumbuhan sektor ekonomi dan pariwisata nasional yang terdampak pandemi.
“Menunjukkan sektor perekonomian dan pariwisata Indonesia sejalan dengan strategi peningkatan ketahanan bencana,” tambahnya.
Pertemuan 2 tahunan yang pertama kali digelar di Asia ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya upaya pengurangan risiko bencana di Tanah Air. Menurutnya, Indonesia memiliki keunikan dalam konteks kebencanaan dan banyak pembelajaran, baik praktik baik maupun tantangan yang masih dihadapi masyarakat Indonesia dalam penanggulangan bencana.
Selanjutnya, nilai strategis GPDRR ini dapat memberikan peluang besar peningkatan kapasitas aktor pengurangan risiko bencana Indonesia, serta wadah konsolidasi antar kementerian/lembaga untuk semakin memahami dan berkomitmen dalam upaya pengurangan risiko bencana.






