Ditambahkan oleh Agus, bahwa BLT minyak goreng dari Pemerintah bukan solusi yang tepat untuk menyelesaikan tingginya harga minyak goreng dipasar saat ini, bahkan dapat memicu munculnya masalah baru seperti korupsi dalam proses pendistribusiannya.
“Jadi BLT itu bisa berpotensi menimbulkan korupsi baru, itu cost berat buat negara, tetapi para pejabatnya gampang sudahlah BLT. Pertama HET gagal, lalu kemudian BLT, lalu apa lagi? kalau itu, nggak usah mikir, nggak usah sidang kabinet lah itu bisa.”Pungkas Agus Pambagio.






