Batang – Porosnusantara.co.id || Guna mendukung percepatan pengembangan Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) secara terpadu tengah mempercepat pembangun sejumlah infrastruktur dasar yang meliputi konektivitas, sumber daya air, permukiman dan perumahan melalui sebuah rencana induk pembangunan infrastruktur.
“Dalam proses pembangunan infrastruktur KIT Batang diharapkaan semaksimal mungkin memanfaatkan tenaga kerja lokal dan produk dalam negeri. Pembangunan infrastruktur yang menggunakan dana APBN harus menggunakan produk dalam negeri, atau kalaupun produk dari luar, harus punya pabrik di sini,” kata Menteri Basuki.
Ketua tim Kunjungan Kerja (Kunker) Spesifik Komisi V Sudjadi sangat mengapresiasi proyek pembangunan yang ada di KIT Batang yang progres dan pengerjaanya sudah sangat bagus. “harapan kami harus bisa meningkatkan kesejahteraan dan memberikan ruang – ruang untuk masyarakat sekitarnya,” ujarnya.
“Alangkah baiknya bila UMKM juga bisa mendapat tempat. Dengan demikian produk UMKM bisa memasarkan produk di kancah internasional,” terang Sudjadi pada Kamis (31/3/2022), di Kawasan KIT Batang, Provinsi Jawa Tengah.
Untuk mendukung konektivitas, Kementerian PUPR melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah – Daerah Istimewa Yogyakarta tengah menyelesaikan pembangunan jalan akses menuju KIT Batang paket 1.3 sepanjang 14,79 Km. Saat ini tengah dilakukan pekerjaan berupa, galian dan timbunan, pemadatan timbunan, pengecoran rigid Fs’45, install begisting saluran jalan, erection girder, dan overpass Sidorejo. Jalan akses juga telah dilengkapi jembatan Sidorejo sepanjang 82 meter. Ditargetkan akses tersebut akan rampung pada Juni 2022.






