“Saat ini, persentase rumah tangga yang memiliki akses air minum yang aman adalah 92% dan akses ke limbah domestik adalah 78%. Dengan mencapai target ini, kita akan mengurangi stunting dan tingkat kemiskinan secara nasional,” ujar Menteri Basuki.
Menteri Basuki berharap melalui forum WWF ini dapat meningkatkan kerja sama dan mengembangkan tindakan di sektor kesehatan dan pendidikan, mengurangi ketimpangan dan kemiskinan, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta mengatasi perubahan iklim dan melestarikan lingkungan.

“Saya sangat berharap forum ini akan menghasilkan ide-ide baru, mengidentifikasi dan menguraikan inisiatif baru yang diperlukan, dan mendorong tindakan kolaboratif untuk kerja sama yang lebih baik dan lebih banyak untuk menyelesaikan masalah air dalam skala global, nasional, dan lokal,” ujarnya.
Forum WWF ke-9 tahun 2022 di Dakar fokus pada empat prioritas yaitu keamanan air dan sanitasi, air untuk pembangunan pedesaan, kerjasama dan pembiayaan pembangunan, serta, tata kelola dan inovasi dalam mencari solusi tentang berbagai isu dan masalah air.
“Di forum WWF Dakar, komunitas global akan mendapatkan manfaat dari berbagai pengetahuan dan pengalaman inovatif yang dibagikan dalam proyek Inisiatif Dakar 2022 dengan tujuan untuk mempercepat pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs),” pesan Presiden Senegal Macky Sall.
(Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR)






