Jakarta, Porosnusantara.co.id
Kabar mengejutkan di dapat dari kalangan mantan aktivis mahasiswa 98, yang dalam Pilpres 2019 lalu mendukung pasangan Capres-cawapres Jokowi- Ma’ruf Amin, yang menyebutkan sosok aktivis 98, dengan nama IMMANUEL Ebenezer akrab disapa Noel dicopot dari komisaris utama PT Mega Elektra, anak usaha PT Pupuk Indonesia, Seperti diketahui, Immanuel Bennezer Ketua Umum Relawan Joman (Jokowi Mania) diangkat sebagai Komisaris Utama PT Mega Eltra oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir pada 12 Juni 2021, PT Mega Eltra merupakan anggota holding perusahaan pelat merah yakni PT Pupuk Indonesia (Persero). Perusahaan ini bergerak di bidang perdagangan, jasa konstruksi dan keagenan, hingga industri cat, namun belum lama dia menjabat sebagai Komisaris Utama, Tersiar rumor, di duga Pencopotan tersebut diputuskan, usai Noel menjadi saksi yang membela terdakwa terorisme Munarman.
“Benar, benar (dicopot dari) Komisari Utama,” ucap Noel, saat dikonfirmasi informasi pencopotannya itu oleh pers, Rabu (23/3) di Jakarta.
Saat, ditanya mengenai alasan dirinya dipecat dari komisaris utama BUMN tersebut, nampaknya Noel bingung untuk menjawab, namun ia menduga, ini ada kaitannya dengan pembelaan dirinya terhadap Munarman.
“Iya sepertinya itu (bela Munarman), karena pemecatan saya ini tidak ada keterangannya karena kenapa ?Bela Munarman kan tidak ada celahnya (kesalahan), dilindungi konstitusi, tidak melanggar, tidak juga mengganggu perusahaan,” tegas dia.
Noel juga menjelaskan, pencopotan dirinya mulai hari ini. Awal informasi pencopotan tersebut dari pihak BUMN. Lalu ke induk usaha Pupuk Indonesia. Namun dia menolak menyebut nama. Namun baru disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang digelar besok.






