Pangdam I Bukit Barisan Kunjungi Posko PPKM Berskala Mikro Di Kota Sawahlunto

 

Sawahlunto. porosnusantara.co.id – Saat ini Kota Sawahlunto berkembang menjadi kota wisata tua yang Multi Etnik, sehingga menjadi salah satu Kota Tua terbaik di Indonesia.

Di kota yang didirikan pada tahun 1888 ini, banyak berdiri bangunan-bangunan tua peninggalan Belanda.

Sebagian telah ditetapkan sebagai Cagar Budaya oleh pemerintah setempat dalam rangka mendorong Pariwisata dan mencanangkan Sawahlunto menjadi “Kota Wisata Tambang yang Berbudaya”

Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Hassanudin, S,I,P,. M,M mengunjungi salah satu Posko PPKM Berskala Mikro yang ada di Kelurahan Saringan Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto Provinsi Sumatera Barat.

BACA JUGA  TIMUR INDONESIA BERSATU PEDULI KORBAN INVESTASI BODONG ALKES

Kedatangan Pangdam I Bukit Barisan didampingi oleh Danrem 032 Wira Braja Brigjen TNI Arief Gajah Mada, SE, MM dan beberapa Asisten Pangdam disambut Langsung oleh Walikota Sawahlunto Deri Asta,SH, Wakil Walikota H,Zohirin Sayuti,SE, Ketua DPRD Eka Wahyu,SE, Dandim 0310 SS, Letkol Infantri Endik Hendra Sandi, S,Sos. M,I,Pol beserta Jajaran, Kapolresta Sawahlunto AKBP,Junaidi Nur SH, S,I,K, Kajari Kota Sawahlunto yang diwakili oleh Pelaksana Harian, Kasi Pidum Untung,SH serta OPD yang ada di kota Sawahlunto.

Dalam sambutannya Pangdam menyampaikan, kedatangannya dalam rangka mengunjungi Posko PPKM Berskala Mikro dan sekaligus pemberian Tali Asih berupa Bantuan Sembako untuk Warga yang terdampak Covid 19 .
Sebagian besar Animo keinginan dan kebutuhan akan Vaksin sudah menjadi kebutuhan kita bersama, ” Mari kita jaga diri kita, kita jaga Keluarga kita, kita jaga Lingkungan kita dan jaga seluruh rakyat kita, sehingga kita bisa sehat, kalau kita sehat ekonomi kita bangkit lagi, tutur Pangdam.

BACA JUGA  Tempatkan Personel di Dermaga Kedatangan di 2 Pulau Polsek Kep Seribu Utara Himbau ProKes

Sebelumnya Pangdam I Bukit Barisan beserta rombongan mengunjungi Rumah Sakit Tentara Kota Solok, mereka ingin melihat secara langsung tentang kesiapan Oksigen di Rumah Sakit itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *