Wakil Bupati Way Kanan Lantik Kepala Kampung Dalam Wilayah Kecamatan Baradatu Dan Kecamatan Negara Batin

 

Way Kanan, porosnusantara.co.id – Wakil Bupati Drs. Ali Rahman, M.T. mlantik Kepala Kampung di Kecamatan Baradatu dan Kecamatan Negara Batin di Gedung Serba Guna ( GSG ) Pemkab Way Kanan, Kamis 01/07/2021.

Hadir dalam acara tersebut, Anggota Forkopimda Kabupaten Way Kanan, Staf Ahli, Para Asisten, Kepala Badan, Dinas, Kantor, dan Bagian di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Way Kanan, Camat, Para Kepala Kampung, Anggota BPK, Para Alim Ulama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat.

Dalam sambutan nya Wabup,” atas nama pribadi, masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Way Kanan saya mengucapkan Selamat Kepada Saudara-saudara yang dilantik menjadi Kepala Kampung pada hari ini, yang merupakan hasil pemilihan kepala kampung serentak gelombang ke-III pada tanggal 27 Mei 2021 yang lalu, dengan harapan para kepala Kampung yang baru dapat membawa wajah dan pemikiran yang aktual dalam mengisi pembangunan di wilayah Kabupaten Way Kanan khususnya di Kampung yang saudara-saudara pimpin,” Paparnya.

BACA JUGA  Dampak Hujan Intensitas Tinggi, Picu Banjir beberapa Wilayah di Bekasi

Lanjutt Wabup,” Para Kepala Kampung yang baru dilantik tidak bosan-bosannya saya mengingatkan kiranya Kepala Kampung yang baru dilantik tidak mengganti perangkat kampung yang ada dengan semau-maunya, terkecuali perangkat kampung itu meninggal dunia, mengundurkan diri atau diberhentikan karena tidak lagi memenuhi sebagai syarat perangkat Kampung, melanggar larangan perangkat kampung serta tidak melaksanakan kewajiban sebagai perangkat Kampung,” Terangnya.

BACA JUGA  Masuk Fase "New Normal", Satu Orang Positif Covid-19 Sawahlunto di Rujuk ke RS Semen Padang

Masih kata Wabup,” Pengangkatan dan pemberhentian perangkat kampung sudah diatur dengan Peraturan Bupati Way Kanan Nomor 9 tahun 2018 dimana peraturan bupati merupakan penjabaran dari Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 83 tahun 2015 tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa. Setiap pergantian perangkat Kampung harus di konsultasikan tertulis kepada Camat terlebih dahulu apakah diijinkan untuk mengganti atau tidak perangkat tersebut, sehingga kedepannya tidak terjadi permasalahan perdata terhadap Bapak/Ibu Kepala Kampung yang baru dilantik,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *