Amran Mahmud juga berharap program ini bisa menjadi solusi bagi masyarakat di Bumi Lamaddukelleng untuk mendapatkan BBM dengan harga wajar hingga ke daerah-daerah pelosok yang jauh dari SPBU.
“Karena selama ini kami memang selalu mendorong pengusaha lokal bisa hadir menjadi penyalur ke daerah-daerah pelosok. Apakah itu melalui Pertashop atau Pertamina (SPBU) sehingga masyarakat khususnya di Wajo timur bisa mengakses dan mendapatkan BBM,” beber Amran Mahmud.
Amran Mahmud pun meminta instansi terkait dikoordinasi oleh Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan pembangunan untuk melakukan kajian terkait PLB yang ditawarkan Pertamina bisa dilaksanakan. Sebab, tidak bisa dimungkiri masyarakat kecil masih sangat membutuhkan BBM bersubsidi.
Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Taufik Razak, menyampaikan bahwa sesuai instruksi Bupati Wajo, pihaknya akan mengkaji PLB. Dia menyampaikan bahwa pemerintah siap membantu pengusaha lokal yang ingin membuat Pertashop atau SPBU.
“Kepada pengusaha, khususnya pengusaha lokal, kami siap membantu dan mengawal jika ingin membangun Pertamina (SPBU) atau Pertashop. Kami minta kepada pihak Pertamina untuk membantu menentukan koordinat lokasi di wilayah timur yang cocok untuk hal tersebut,” ucap Taufiq.
Turut hadir dalam pertemuan ini Wakil Bupati Wajo, Amran S.E., perwakilan Polres Wajo, kepala perangkat daerah, dan camat. (Lia MOI).






