Turut hadir K.H Lutfi Hakim merupakan Imam Besar FBR mengatakan berbahagia, dan merasa terhormat ada bersama-sama dalam bagian Persaudaraan Indonesia.
“Saya sangat berbahagia dan terhormat sekali ada ditempat ini, dan saya sangat mengapresiasi atas apa yang sudah dilakukan oleh Persaudaraan Indonesia, bahwa kita yang hadir disini sepakat untuk mencari titik temu bukan mencari titik pisah atau titik konflik atau titik perbedaan yang pada akhirnya menjadikan permusuhan diantara kita, sebab bukan hal yang hebat ketika kita mengatakan bahwa kita Ini harus tampil beda, karena diakui atau tidak kita sudah berbeda,” ujar Lutfi.
Lanjut Lutfi, Harapan saya, mari kita bersama-sama menyuarakan kebenaran tanpa dilakukan secara arogan, dan kita tetap menjaga ke bhinekaan walaupun berbeda tapi kita tetap satu didalam NKRI.
Dalam kesimpulan acara ini adalah pertama untuk menguatkan tali silahturahmi, kedua kita ingin segera mengantisipasi kondisi yang terjadi ini terkait dengan misalnya Poso, Papua dengan adanya tindakan/action. Nah dengan adanya anak-anak Mahasiswa dari UIN, kita merencanakan untuk melakukan Camp Kerukunan, supaya bibit -bibit radikalisme ini sudah dicegah sejak muda, jelas Shephard Supit sebagai Ketua Harian Persaudaraan Indonesia.
“Untuk kedepannya Persaudaraan Indonesia akan membentuk Biro khusus Pemuda Persaudaraan Indonesia. Dan dalam waktu dekat ini Persaudaraan akan menjalankan program-program seperti Napak Tilas dalam rangka HUT DKI sepanjang kali Ciliwung sekaligus melakukan bakti sosial, lalu dalam rangka HUT RI kita ada Doa Syukur Nasional, itu sudah menjadi tradisi tahun ke tahun,” pungkasnya.
(Elly)






