“Soal kebudayaan sebagai bentuk revolusi suatu bangsa yang dicanangkan Bung Karno juga dilakukan Anies dengan membangun TIM di mana tempat kumpul para pelaku seni,” ungkapnya.
Adib melanjutkan, ada sejarah panjang dan nostalgia antara Anies dan Bung Karno. Di mana, kakek Anies yakni AR Baswedan bersama Bung Karno sering berdiskusi soal bangsa ini.
Sejarah politik memperlihatkan bahwa hubungan Bung Karno dengan AR Baswedan sangat akrab. Beda usia tidak begitu jauh, Soekarno lahir tahun 1901, AR Baswedan tahun 1908. Di era revolusi AR Baswedan berhasil ke Mesir mendapatkan dukungan tertulis pemerintah Mesir atas kemerdekaan Indonesia dan dibawa ke Bung Karno.
Lalu, Pada 1945-1949 saat Jakarta tidak aman, Bung Karno sering ke Yogyakarta dan menginap di rumah AR Baswedan. “Dalam beberapa kesempatan, Anies sering berkunjung ke rumah Mega. Itu ibarat nostalgia mereka berdua dikala mengenang perjuangan AR Baswedan dan Bung Karno,” tukasnya.
Adib melanjutkan, berdasarkan info kalau Anies saat kecil sering bertemu Mega dikala kakek atau orangtua Anies menemui Bung Karno. “Artinya Mega dan Anies itu punya catatan nostalgia. Apalagi gaya politik dan memimpin Anies itu meniru pola Bung Karno, tapi banyak orang bahkan PDIP tidak paham soal Anies itu mengidolakan Bung Karno,” tambahnya.
Repirter : M. Yusuf






