Peringati Hari Kartini PKK Rawa Panjang Sosialisasikan Bangun Bank Sampah

  • Bagikan

Bogor – “Banyak cara untuk memperingati Hari Kartini, tetapi di Desa Rawa Panjang dalam memperingati Hari Kartini 2021, PKK Tingkat Desa menggandeng Tape Uli (Tangan Peduli Lingkungan) mengadakan penyuluhan tentang program “SENYUMKU” (Sedekah Minyak Jelantah Rumah Tangga untuk Lingkunganku) dan Memilah Sampah Menabung Emas,” kata Ketua Tim PKK Desa Rawa Panjang Djuhana, Rabu(21/4/21) disela – sela kegiatan.

Ketua TP PKK Desa Rawa Panjang, Djuhana, mengatakan, kegiatan dilaksanakan di Bank Sampah Kenanga yang berlokasi di Jl. Tengah Rt001/021 Desa Rawa Panjang Kecamatan Bojong Gede Kabupaten Bogor yang diikuti oleh 35 ibu- ibu.

“Dengan mendukung Prohgram bank sampah berarti telah membantu pemerintah telah berperan serta mensukseskan program pengurangan sampah dari sumbernya,” agar ibu– ibu bisa memilah sampah, dan sampah kering seperti kardus, jenis plastik bisa dipilah dan diserahkan ke bank sampah, nantinya akan menjadi emas, tambah Ketua TP PKK Desa Rawa Panjang, Djuhana.

“Meski digelar kegiatan penyuluhan sekaligus memberikan motivasi tentang pentingnya menjaga lingkungan dari sampah minyak jelantah, tetap mengedepankan protokol kesehtan , hal ini sebagai upaya untuk memutus mata rantai berkembangnya Covid-19 dan jangan sampai terpapar,^ tuturnya.

Sebagai tuan rumah yakni Pengurus Bank Sampah Kenanga dengan Ketua ibu Lina, menyajikan tempat dengan suasana yang sangat mendukung, terasa sangat memanjakan peserta dengan tempat di alam terbuka dan kesejukan pohon yang rimbun cukup mendukungnya, meskipun suasana panas tetapi terasa sejuk.

“Minyak jelantah bisa menjadi berkah dengan adanya program Senyumku. Setiap warga/anggota bank sampah menyumbangkan minyak jelantahnya untuk menyelamatkan Bumi dari kerusakan. Hasil dari sumbangan minyak jelantah yang dikumpulkan nantinya digunakan untuk pemberdayaan umat dan berbagi sesama,” terang Ibu Lina, Ketua Tape Uli (Tangan Peduli Lingkungan).

Selain itu, kata ibu Lina, ada program memilah sampah menabung emas bekerjama dengan Pegadaian Syariah, dan itu harus kita mulai melalui bank sampah, warga yang menjadi nasabah maupun pengurus bank sampah akan mendapatkan darah segar berupa tabungan.

“Para nasabah dan pengurus untuk terus istiqomah menjaga bank sampahnya tetap produktif dan dapat terus menjadi inspirasi bagi warga di lingkungan sekitarnya dalam menjaga dan melestarikan lingkungan,” pungkas Ibu Lina.

(Johan Sopaheluwakan)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *