Daerah  

Tiga Oknum LSM Terjaring OTT di Wajo Tidak Ditahan Polisi,Ini Alasan Kapolres Wajo

Porosnusantara.co.id WAJO — Tiga oknum LSM yang yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Sat Reskrim Polres Wajo atas kasus dugaan pemerasan terhadap salah satu kepala desa “dilepas” /tidak ditahan di Polres Wajo, Selasa (23/3/2021).

Kapolres Wajo, AKBP Muhammad Islam yang dihubungi via WA, membenarkan jika ke 3 oknum tersebut tidak ditahan.

”Benar, tidak dilakukan penahanan, tapi kasusnya tetap lanjut,” katanya.

Muhammad Islam menguraikan, alasan pelepasan ketiga oknum tersebut sudah sesuai KUHAP.

Karena sesuai KUHAP, mereka jelas LSM nya, jelas kedudukannya, jelas rumahnya dimana jadi tidak akan melarikan diri,” terangnya.

BACA JUGA  BAZNas Bantu Bedah Rumah di Rantih Kota Sawahlunto yang Rusak Berat Terdampak Angin Kencang.

Selain itu, lanjut dia, pelaku juga tidak akan menghilangkan barang bukti (BB) karena BB sudah semua telah disita.

“BB sudah kita sita semua, dan mereka juga tidak akan mengulangi perbuatannya,” tambah Islam.

Seperti diberitakan sebelumnya, tiga oknum LSM asal Jeneponto yakni BA (48), RE (24), dan AS (20) di OTT di sekitar Terminal Callaccu Sengkang, Senin (22/3/2021) kemarin.

BACA JUGA  Bupati Way Kanan Buka Gebyar Dan Sarahsehan Gerakan Pendidikan Pemberdayaan Perempuan Mandiri (GP3M) Tahun 2021

Ketiganya diduga melakukan pemerasan seorang Kepala Desa asal Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo.

Selain mengamankan ketiga pelaku, personel Polres Wajo juga mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya, uang tunai pecahan Rp100.000 sebanyak 89 lembar senilai Rp8.900.000, 4 ponsel, 1 bundel laporan pengaduan LSM, 1 unit mobil berplat DD 1723 TJ.

Adapun modus pemerasan yang dilakukan oknum LSM tersebut ke kepala desa di Sabbangparu itu, dengan meminta uang Rp10 juta agar laporan yang dibuatnya berupa bindel tidak diberikan ke Kejati Sulsel. (B birowajo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *