Poros Nusantara – Pada hari ini, Kamis, 16 April 2020, bertempat di Jalan Trans Papua Nabire-Ilaga KM 100 Siriwo, Asosiasi Bupati Meepago yang terdiri dari Bupati Nabire, Bupati Dogiyai, Bupati Deiyai, Bupati Paniai, dan Bupati Intan Jaya mengadakan pertemuan bersama dengan didampingi oleh para Pimpinan DPRD, Kapolres, Dandim, para Kepala Dinas Kesehatan, dan sejumlah anggota Gugus Tugas COVID-19 dari masing-masing Kabupaten.

Dalam pertemuan yang membicarakan percepatan penanganan COVID-19 di wilayah Meepago itu para Bupati wilayah Meepago telah menyepakati hal-hal sebagai berikut:
(1) memperkuat RSUD Nabire sebagai rumah sakit rujukan COVID-19 di wilayah Meepago dengan masing-masing Kabupaten menyumbang dana sebesar Rp. 1 milyar dan sejumlah alat kesehatan;
(2) memutus total jalan raya Wasior-Nabire untuk mencegah penyebaran COVID-19 ke wilayah Meepago;
(3) menutup atau membatasi semua pintu masuk ke wilayah Meepago melalui jalur darat, laut dan udara, kecuali untuk pelayanan kesehatan dan pelayanan bahan bakar minyak melalui jalur udara untuk Kabupaten Intan Jaya dengan mengikuti protokoler medis yang ketat;
(5) memperpanjang pembatasan lalu lintas kendaraan dan orang ke wilayah Meepago dan dalam wilayah Meepago sampai tanggal 6 Mei 2020 dan akan dievaluasi kembali untuk menentukan tindak lanjutnya;
(6) diberlakukan Surat ijin Jalan Khusus dan wajib mengenakan pakaian dinas bagi para pejabat, pegawai ASN, dan anggota TNI dan POLRI yang melakukan perjalanan untuk keperluan atau urusan dinas;
(7) dilarang membawa atau menitipkan minuman keras dan barang-barang terlarang lainnya dalam kendaraan yang diizinkan melintas di jalan raya Trans Papua Nabire-Ilaga;
(8) mengisolasi atau membatasi warga masyarakat di masing-masing Kabupaten agar tidak bepergian ke Kabupaten lain atau melakukan kegiatan-kegiatan yang berpotensi menimbulkan penularan dan penyebaran COVID-19;






