Pertama, Kepul oleh Abdul Latif Wahid Nasution, yaitu aplikasi yang mewadahi aktivitas jual-beli sampah hasil daur ulang. Kedua, Desaloka Indonesia oleh Ali Subagyo, yaitu platform media promosi dan jual-beli komoditi unggulan desa-desa di Indonesia.
Ketiga, SIAB Indonesia oleh Ratih Rachmatika, yaitu IoT Water Management System yang terdiri atas hardware dan aplikasi untuk melakukan monitoring, distribusi, dan filtrasi air secara otomatis.
Saat ini, CiptaNyata telah membuka pendaftaran untuk periode selanjutnya, yakni fase keempat dengan kategori baru, yaitu social entrepreneurship dengan batas akhir pendaftaran 22 Maret 2020.
Program ini tak hanya cocok bagi masyarakat yang bercita-cita untuk memajukan bisnis UMKM-nya, tetapi juga bagi mereka yang tertarik dengan program pengarahan (mentorship).
Sesi mentorship ini sangatlah menarik, mengingat Belva Devara merupakan salah satu pendiri start-up di bidang pendidikan dan teknologi terbesar di Indonesia yang sukses mengembangkan Ruangguru dari nol sampai besar seperti saat ini bagi yang bercita-cita memiliki start-up, tunggu apa lagi?
Untuk informasi lebih lanjut, silahkan klik situs www.ciptanyata.com.
Tentang CiptaNyata
CiptaNyata adalah program pengembangan kapasitas generasi muda dan kompetisi online yang diluncurkan oleh Belva Devara, Staf Khusus Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan pengusaha muda.
Setiap bulan, program CiptaNyata memberikan total hadiah Rp 40 juta kepada dua pengusaha UMKM terbaik dan memfasilitasi program pengarahan atau mentorship langsung oleh praktisi dari lini usaha yang diajukan.
(Indratningtyas*)






