Poros Nusantara – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menyerahkan bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga 6 persen senilai Rp 4,82 miliar kepada 271 petani di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah sebagai implementasi Gerakan Menyongsong Pertanian 4.0 dalam mewujudkan pertanian yang maju, mandiri dan modern.

Penyerahan KUR kali ini merupakan kolaborasi Kementerian Pertanian (Kementan) dengan BNI yang dilakukan secara simbolis di Desa Wonorejo, Kecamatan Jatiyoso, Rabu (12/2/2020).
Selain menyerahkan KUR, mentan yang akrab disapa SYL ini pun menyalurkan bantuan pembiayaan lainnya berupa polis asuransi pertanian untuk petani jagung, polis Asuransi Usaha Tanaman Pangan (AUTP) 9.133 hektar senilai Rp 1.644 miliar, klaim AUTP sebesar Rp 1.319 miliar seluas 254,11 hektar.

Menurut SYL, program KUR adalah salah satu upaya negara untuk menghadirkan kesejahteraan bagi para petani di seluruh Indonesia dan membangun pertanian yang maju, mandiri dan modern.
Karena itu, kementan saat ini sudah menyiapkan anggaran KUR sebesar 50 triliun yang tersebar di BNI Rp 20 triliun, BRI Rp 10 triliun dan Bank Mandiri Rp 20 triliun.
“Kegiatan hari ini adalah bagian dari tekad kita agar besok rakyat dan masyarakat tani bisa mendapatkan keuntungan, kesejahteraan dan ekonomi yang harus lebih baik dibandingkan hari – hari sebelumnya.
Jadi saya sangat mendorong penggunaan KUR ini, manfaatkan KUR dengan sebaik – baiknya,”.
SYL menegaskan program KUR merupakan implementasi nyata mengejewantahkan arahan Presiden Jokowi untuk meningkatkan produksi pangan agar dapat menghidupi rakyat Indonesia 267 juta jiwa.
Petani Karanganyar Ini memperlihatkan kepada Indonesia pada umumnya bahwa mereka bisa memanfaatkan lahan pertanian yang subur dengan melakukan manajemen atau cara-cara bertanam yang lebih baik.






