Poros Nusantara, Luwu Utara – Rapat Dengar Pendapat ( RDP ) yang dilaksanakan di Ruang Rapat Gabungan Komisi Kantor DPRD Luwu Utara ini adalah untuk mendengar dan memperoleh data, sejauh mana progres pekerjaan pelebaran dan perpanjangan Runway atau Landasan pacu pesawat yang telah dan yang akan dilakukan dalam tahun 2020 ini, khususnya Bandara Rampi dan Bandara Andi Djemma Masamba. 20/01/2020
Dinas Perhubungan diminta untuk menjelaskan sejauh mana proses yang telah dilakukan dalam mengajukan proposal kepada pemerintah pusat untuk pengadaan kendaran Bus Sekolah.
Sebagai mana diketahui bahwa keberadaan Bus Sekolah saat ini sudah tidak memadai dan tidak mencukupi dalam melayani anak sekolah dan juga diminta untuk menjelaskan kondisi Pelabuhan Munte.
Kepala Bandara Andi Djemma Masamba , Menjelaskan bahwa Moh. Saboe sebelumnya Bandara Andi Djemma Masamba hanya memiliki runway sepanjang 900 meter dengan lebar 23 meter sehingga hanya dapat didarati pesawat jenis Grand Caravan saja.
“pada Tahun 2019 telah dilakukan Perpanjangan landasan pacu menjadi 1.100 meter dan lebar 30 meter, sementara untuk Tahun 2020 saat ini telah dalam proses tender dipemerintah pusat untuk perpanjangan landasan pacu atau Runway sepanjang 350 Meter sehingga nantinya Runway Bandara Andi Djemma Masamba menjadi 1.450 meter dengan lebar 30 meter, sehingga memungkinkan untuk dapat didarati Pesawat jenis ATR-72 ” katanya.
Selanjutnya Moh. Saboe juga berharap kepada pemerintah khususnya Dinas Perkimtan melalui DPRD agar kiranya dapat memfasilitasi penambahan luas Area Bandara, sebagai salah satu syarat keselamatan penerbangan khususnya jenis Pesawat ATR-72 keatas.
“kami berharap kepada pemerintah daerah melalui DPRD dapat memfasilitasi pembebasan lahan Area Bandara yang masih kurang lebih 28 Hektar, sebagai salah satu syarat keamanan penerbangan khususnya Pewawat jenis ATR-72 atau yang lebih diatas” ungkapnya.






