Poros Nusantara, Jakarta – Pertemuan ini sangat penting untuk menyikapi arahan Presiden bahwa untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional, perlu dilakukan percepatan belanja pemerintah dimana masing- masing kementrian kaga diminta untuk mengambil langkah – langkah konkret dalam melaksanakan percepatan belanja Negara yang dimulai dari awal tahun anggaran.
Beberapa prestasi yang membanggakan dalam capaian Kinerja Kementrian Perindustrian sepanjang tahun 2019 antara lain :
1. Pemerintah telah meluncurkan Making Indonesia 4.0 sebagai inisiatif untuk percepatan pembangunan industri memasuki era industri 4.0 dengan sasaran utama menjadikan Indonesia sebagai 10 negaravekonomi terbesar dunia dibtahun 2030. Ada 3 ( tiga ) aspirasi utamanya yaitu 10 % kontribusi ekspor netyo terhadap PDB, 2 kali peningkatan produktivitas terhadap biaya dan 2 % pengeluaran timbang (R & D ) terhadap PDB.
2. Lima sektor industri telah ditetapkan sebagai fokus prioritas Making Indonesia 4.0 yaitu industri makanan dan minuman. industri tekstil dan busana. industri otomotif, industri kimia, dan industri elektronika. Kelima sektor ini dipilih karena dapat memberikan kontribusi sebesar 70% dari total PDB manufaktur, 65% ekspor manufaktur, den 60% pekerja industri.
3. Berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa pengecualian WTP oleh BPK
atas audit Laporan keuangan tahun 2018 yang telah diraih secara berturut – turut selama 11 (sebelas ) kali sejak 2008.
4. Berhasil melaksanakan program vokasi industri mendorong kerja sama link and match antara 2.612 SMK dengan 855 industri dan masih terus berlanjut. dan membangun pilot prjoject mini plant industry 4.0 pada tiga Politeknik Kemenperin, yaitu Politeknik STTT Bandung, Politeknik ATI Makassar, dan Poiiteknik ATK Yogyakarta.






