Sementara itu Senior Executive Vice President Corporate Transformation Offlce Bank Mandiri Pantro Pander Silitonga mengatakan bahwa Bank Mandiri memiliki komitmen dalam pengembangan startup maupun industri kreatif di Indonesia. Selama ini, Bank Mandiri melalui perusahaan anak, Mandiri Capital Indonesia telah memberikan dukungan
pendanaan kepada berbagai startup di bidang fntech.
“Pada ajang IIF 2019, kami bersama Kemenparekraf akan mempertemukan para startup nasional dengan pemangku kepentingan dan angel investor yang nantinya dapat mengembangkan bisnis mereka,” ujar Pantro.
Dalam kesempatan yang sama, Duta Besar untuk Republik Federal Jerman untuk Indonesia, Peter SchoofJuga menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap acara Indonesia InnovationForum 2019 “Ajang IIF 2019 merupakan upaya kongkret pemerintah Indonesia untuk memajukan industri startup di tanah air yang juga merupakan langkah untuk mefasilitasi pembangunan ekonoml negara ini. Pemerintah Jerman sebagai mitra pembangunan utama di ASEAN telah berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi baik di Indonwia maupun ASEAN. Hari ini, kami menyelenggarakan “The Good Times between ASEAN and Germany” yang memfasilitasi para pelaku kewirausahaan dari Indonesia dan negara anggota ASEAN lainnya untuk mendapatkan benefit dari pengalaman Jerman, untuk belajaf dari satu sama lain, serta mempererat kerja sama antar sesama pelaku startup di ASEAN”.
Selain dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, rangkaian HF 2019 juga diisi dengan berbagai diskusi menghadirkan pembicara dari kalangan pemerimahan, seperti Johnny G Plate (Menteri Komunikasi dan lnformatika), Bambang Brodjonegoro (Menteri Riset, Teknologi dan Kepala Badan Riset lnovasi Nasional) serta Kementerian Keuangan dan Kementerian Kooperasi dan UMKM. Sememara pembicara intemasional antara lain Dr. Peter Schoof (Ambassador of the Federal Republic of Germany to Indonasia and ASEAN), Jojo Flores (Co-founder Plug and Play Technology Center), Yves Morieux (Director of BCG Institute for Organization), serta Ben Elliot (Chief Executive Officer at Experian Asia Pacific). Sementara dan’ unicorn nasional diwakili antara
lain oleh Fajrin Rasyid, (President Bukalapak).






