BNNP NTT Akui Baru 5 OPD di Pemprov NTT Lakukan Tes Urine.

“Instansi swasta ada 6, perguruan tinggi baru Undana terhadap 5.000-an mahasiswa baru. Juga ada lembaga pendidikan menengah dan masyarakat umum. Total seluruhnya sebanyak 7.026 orang yang mengikuti tes urine,” katanya.

Dirinya menambahkan, deteksi dini ini dimaksudkan agar diketahui kandungan narkotika dalam tubuh, sehingga diambil langkah pemberian edukasi pada masyarakat.

Selain itu juga, untuk meningkatkan kepedulian dan adanya kewaspadaan masyarakat terhadap penyalahgunaan narkotika, mewujudkan masyarakat yang bersih dari penyalahgunaan narkotika dan sekaligus mendorong masyarakat yang berorientasi pada lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkotika.

“Kita juga ketika melakukan tes urine, orang bersangkutan akan ditanyakan dulu sebelumnya sudah konsumsi obat apa. Kalau ada yang minum obat keras maka harus dikonfirmasi ke dokter dengan bukti resep dokter mengenai obat yang dikonsumsi,” katanya.

Pada saat yang sama, Kasie Pencegahan, Markus Raga Djara, mengakui banyak kendala yang dihadapi ketika memotivasi orang melakukan tes urine.

Walaupun sudah ada instruksi Presiden dalam hal pemeriksaan urine bagi instansi pemerintah dari pusat sampai kabupaten. Tetapi ketika ditanya ke bupati dijawab tidak tahu soal instruksi presiden itu padahal sudah ada sejak 2018.

(amperawati)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *