Kebutuhan konetivitas teknologi Broadband terkini seperti SG, layanan Wireless Broadband di rumahrumah, UKM dan penggelaran fiber optik teknologi yang kokoh menjadi fondasi paling esensial dalam merancang pembangunan infrastruktur digital, sekaligus menjadi motor penggerak utama terjadinya digitalisasi yang akan mendorong tumbuhnya inklusivitas dan memupus kesenjangan digital di tanah air, efisiensi di segala sektor, serta inovasi-inovasi baru, sesuai dengan visi Presiden Joko Widodo dalam melaksanakan pembangunan yang berkelanjutan menuju terwujudnya Indonesia maju.
Buku putih diharapkan dapat berkontribusi dalam menyelesaikan kebijakan dan regulasi yang efektif dan efisien seperti yang diatur dalam Undang-Undang 36/1999 tentang Telekomunikasi dan beberapa Peraturan Pemerintah yang sudah ketinggalan zaman. Buku Putih ini berisikan 6 bab yang terdiri dari: (1) Outlook Ekonomi Digital; (2) Membangun Indonesia Digital; (3) Konektivitas, Infrastruktur TIK, dan Big Data; (4) Regulasi dan Ekosistem; (5) Digitalisasi Sektor Indonesia; juga (6) Ringkasan dan Rekomendasi.
(tias)






