Poros Nusantara, Jakarta – Ditresnarkoba subdit 3 PMJ berhasil kembali bongkar jaringan sabu dari Johor (Malaysia) – Dumai (Pekanbaru) – Jakarta, dan tangkap kurir sabu modus menelan (Swalower) dari Batam ke Jakarta melalui jalur udara lewat bandara Soekarno Hatta. Karopenmas PMJ KombesPol Argo yuwono didampingi Kasudit 3 KombesPol Iqbal, Kabagbinops Johanes dan tim unit 1 memberikan keterangan pers di halaman Ditresnarkoba pada hari Jumat 1 november 2019. Jaringan dari Johor (malaysia) – Dumai (Pekanbaru) – Jakarta ini, adalah pengembangan dari jaringan narkoba di Serpong setelah kita menangkap 2 tersangka ER dan YA pada rilis taggal 28 agustus 2019 dengan bukti sabu1 kg,
Dari pengembangan disana kita mendapat informasi akan ada barang masuk dari Malaysia ke Indonesia, kemudian kasubdit 3 membentuk tim menugaskan kanit 1 melakukan penyelidikan. Pada tanggal 12 Oktober 2019, anggota berangkat ke Dumai Bengkalis, jam 19.30 di TKP pertama sebuah hotel kita menangkap TSK pertama AB, saat melakukan penggeledahan di saku celana ada 2 gram narkoba jenis sabu, kemudian tim langsung ke hotel lain di halaman parkir hotel ada tersangka AS saat masuk hotel dengan mengendarai mobil Agya, anggota langsung mengecek ternyata di mobil ada 2 tas yang berisi 10 kg dan 11 kg, ada di bagian jok belakang mobil. AS bekerjasama dengan 3 tersangka lainnya yaitu IN, IS dan AB yang tinggal di cottage hotel.
Pada tanggal 10 okteber 2019 tersangka AS berkomunikasi dengan warga Malaysia J (DPO), AS di suruh datang ke Johor daerah Pasir gadang dengan speedboat lewat Batam bertemu dengan J untuk mengambil barang sabu seberat 21 kg. Dari Johor AS kembali lewat Batam dan berlabuh ke daerah Bengkalis merambung Riau, kemudian barang di sembunyikan di semak semak selama 1 hari dan sehari kemudian tersangka AB bersama AS mengambil barang dari semak semak untuk kemudian di kemas oleh ketiga tersangka IN,IS dan AB lalu di bawa ke Jakarta untuk di edarkan dan juga di edarkan di daerah Pekanbaru.






