Sementara itu, Penyuluh Pertanian yang bertugas di BP3K Konda, Iswati mengatakan petani yang menanam tomat di daerahnya bisa mendapatkan keuntungan 30 juta dari menanam 5.000 batang pohon.” Rata – rata per pohon menghasilkan panen 2 kilogram,” sebutnya.
Sardi (28), petani muda yang juga alumni Fakultas Ekonomi, jurusan akuntansi Universitas Haluoleo melaporkan bahwa Poktan Cerah Sejahtera telah mengambangkan cabai besar varietas Darmais dan Pilar dengan produksi mencapai 20 ton per hektar dan cabai rawit varietas super putih dengan produktivitas mencapai 15 ton per hektar.
“Kami juga membudidayakan tomat varietas Servo F1 dan Timoti yang produktivitasnya mencapai 40 to per hektar,” Ujar Sardi.
Peningkatan poduktivitas dan kulaitas komoditas pertanian harus ditangani profesional dengan penerapan inovasi teknologi maju serta prinsip Good Agricultural Practices (GAP) sehingga bukan hanya mutu yang lebih baik tapi juga akan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani.
Sardi bersama kelompoknya telah menggunakan teknologi sprinkle untuk pengairan, budidaya yang ramah lingkungan, penggunaan likat kuning dan tanaman border dengan jagung dan tanaman bunga untuk pengendalian hama.






