Ketiga, semua Habib yang ada di Indonesia dan Malaysia menyebut bahwa Syech Jamaluddin Al Akbar Al Husain makamnya berada di Tosora Sulawesi Selatan.
Dalam sambutan Bupati Wajo Dr. H. Amran Mahmud mengatakan kalau Prof. Dr. Ir. Wahyuddin Latunreng mau membantu membangun sebuah destinasi kebudayaan di Wajo, agar bisa menjadi destinasi budaya, wisata religi yang akan menjadi program andalan Wajo kedepan dalam 5 tahun ini, selain itu potensi pertanian juga ingin dibangun selain dari sektor pariwisata.
” Dari 25 program kami kedepan, akan ada unggulan di setiap Kecamatan misalnya persuteraan kita, wisata budaya religi , Insya Allah bisa jadi penarik, sehingga Masjid Tua Tosora nantinya akan menjadi tempat belajar anak. – anak kita, mendalami sejarah tentang Wajo, juga akan menjadi wisata pendidikan dan mengarahkan anak usia pendidikan untuk belajar sejarah Wajo disana nantinya,” ungkap Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos., M.Si.
Dan dikatakan kalau jalanan ke Tosora juga nantinya akan dituntaskan, jalanan dari Paria ke Tosora juga akan dirampungkan demikian juga dari tampangeng, Jalan Bajo sampai ke Tosora, mudah mudahan bisa dirampungkan tahun depan.
” Akan ada peletakan batu pertama di Masjid kita ini, dan dengan momen ini kita bisa mengundang tokoh tokoh masyarakat yang ada di Kabupaten Wajo, dan juga dari luar dalam acara ini, untuk hadir bersama,”ungkap Bupati Wajo.
Juga disampaikan kalau bagaimana nanti menghindarkan masyarakat dari hal hal yang berbau Syirik, dan supaya digiring bahwa tempat ini betul – betul menjadi tempat ibadah, tempat orang berziarah, tempat orang belajar serta nilai – nilai apa yang bisa diangkat dari almarhum, termasuk pesan – pesan beliau yang bisa menjadi pembelajaran.






