Agus ali nurdin sang petani milenial

Dan perlu diketahui saat ini kami dalam komunitas ini, sedang menuju ke bidang usaha yang makin profesional, sesuai dengan Visi dan Misi kita, yang Mandiri dan bertaraf Internasional. Untuk itu kami dari komunitas ini sudah mendirikan Badan usaha Koperasi yang telah di daftrakan di Kementerian koperasi, sebagai koperasi mandiri di bidang pertanian. Untuk itu kami mengundang rekan – rekan kaula muda milenial untuk bergabung, yang mempunyai passion di pertanian. Sebab kami ini sudah menentukan jalan hidup di pertanian, dan memang passion kami ini ada disini. Sebagai contoh, banyak orang yang tidak mau dituliskan pekerjaan di KTP nya sebagai petani, itu hal yang sangat memalukan bagi kaula muda saat ini, namun bagi kami hal itu sebuah kewajiban, menunjukkan bahwa petani itu adalah pekerjaan mulia, dan memastikan bahwa kita ini memang adalah seorang petani, pungkas nya.
Banyak orang atau kaum milenial sekarang ini, tidak mau kotor, tidak mau turun ke ladang memegang tanah, hingga saat ini membuat banyak kaula muda pergi ke kota untuk mengadu nasib, walau belum pasti menemukan pekerjaan yang sesuai dengan hati nya. Nah disini kami dalam komunitas Okiagaru ini, adalah orang orang yang kami sebut dengan genk petani, yang melihat peluang dari kebutuhan masyarakat Indonesia dalam kebutuhan pangan nya. Ini adalah peluang bisnis yang sangat menjanjikan, sebab kebutuhan pangan ini akan terus menerus dibutuhkan dan tidak ada habis nya, sebab manusia butuh makan kan, tambah nya.

( Ket photo, dari kiri ke kanan popey, Yuki,                   Agus )

Agus adalah seorang petani milenial yang humoris, ramah, santun dan penuh dedikasi untuk generasi muda, dalam mengajarkan ilmu nya pada kaula muda. Yang mana saat ini Okiagaru ini sudah mendirikan P4S, untuk mendidik dan melatih pemuda – pemudi dalam pertanian, serta menerima siapapun yang mau belajar bertani, hingga tempat PKL Siswa perguruan tinggi dan sekolah pertanian lain nya. Dia bertekad untuk merubah opini yang mengatakan bah&wa bertani itu adalah pekerjaan yang kurang menguntungkan dan tidak bisa dijadikan untuk menuju kaya. Saya katakan dengan tegas, bahwa petani itu bukan pekerjaan rendahan, dan sangat menjanjikan, ucap nya mengakhiri. ( dino , team )

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *