Penerapan Aplikasi E-checking, Menteri Puspayoga Apresiasi Walikota Denpasar

Sementara Walikota Denpasar Rai Mantra memastikan bahwa penerapan aplikasi e-checking akan memudahkan sistem kerja koperasi dalam melayani anggotanya, khususnya di Kota Denpasar. “Penerapan teknologi bagi koperasi saat ini bukanlah sebuah pilihan, melainkan sudah menjadi keharusan. Itu tantangan bagi koperasi yang semakin sulit di zaman yang serba digital, serba cepat, dan serba instan”, tukas Rai Mantra.

Dengan menerapkan teknologi, Rai Mantra meyakini koperasi akan bisa eksis dan tidak ditelan kemajuan zaman. “Dengan menerapkan teknologi juga memudahkan anggota mengakses layanan koperasi. Dengan kemudahan dan kecepatan layanan prima koperasi tersebut, maka koperasi tidak akan ditinggalkan anggotanya”, tandas Rai Mantra.

Rai Mantra menjelaskan, kinerja koperasi di Denpasar terbilang cemerlang. Per Juni 2019, dengan jumlah koperasi sebanyak 1064 koperasi dan 95 ribu orang anggota, koperasi di Denpasar mampu membukukan volume usaha sebesar Rp2,3 triliun dan total aset sebesar Rp2,9 triliun. “Potensi koperasi di Denpasar amat besar. Diantaranya, mampu membantu pemerintah dalam penyerapan tenaga kerja, juga mampu menopang pertumbuhan ekonomi di Denpasar”, papar Rai Mantra.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dekopinwil Bali I Ketut Tiwi Effendi berharap koperasi harus terus berinovasi dan berjiwa wirausaha agar mampu peluang dan potensi ekonomi di Bali. “Oleh karena itu, koperasi harus sudah menerapkan teknologi digitalisasi sesuai kemajuan zaman sekarang”, tukas Tiwi.

Di era Revolusi Industri 4.0, Tiwi mengatakan, sudah ada koperasi di Bali yang menerapkan sistem online. “Dengan adanya perubahan serba cepat, kita harus mampu mengikuti perkembangan zaman”, tegas Tiwi seraya menyebutkan jumlah koperasi di Bali sebanyak 4.882 koperasi dengan jumlah anggota lebih dari 1 juta orang, dengan volume usaha mencapai Rp13,5 triliun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *