Kerbau Perah Silangit, Rumpun Kerbau Perah Baru dari Kementan

Jakarta (16/07/2019) – Kementerian Pertanian melalui salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) di Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) yaitu Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTU HPT) Siborongborong bersiap melepas rumpun kerbau perah baru yang dikembangkan di UPT tersebut. Kerbau perah yang diberi nama Kerbau Perah Silangit tersebut merupakan hasil seleksi alam dari tiga karakteristik rumpun kerbau yaitu Nili-Ravi, Surti, dan Murrah. Hal tersebut terungkap melalui rilis Ditjen PKH tentang Hasil Orientasi Penetapan/Pelepasan Rumpun Kerbau di Balai Pembibitan Ternak Unggul Hijauan Pakan Ternak (BPTU HPT) Siborongborong, Tapanuli Utara, Sumatera Utara.

BACA JUGA  Polsek Tambelang Gelar Kegiatan Gerai 97 Berupa Vaksinasi Bagi Masyarakat Umum Kecamatan Sukawangi

“Usulan nama Kerbau Perah Silangit sebagai upaya mempopulerkan nama Silangit sebagai salah satu wilayah sebaran asli geografis kerbau perah di Sumatera Utara”, kata Kepala BPTU HPT Siborongborong, I.GN.A Wisnu Adi Saputra.

BACA JUGA  Tumpang Sari dan Tumpang Gilir Cabai : Satu Lahan Untung Ganda

Menurut Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak, Sugiono, karakteristik khas kerbau perah Silangit berbeda dengan kerbau perah yang ada di Indonesia yaitu memiliki gelambir dada, tanduk spiral, dahi seperti memiliki sorban, ujung ekor putih, dan warna tubuh dominan hitam.

”Karakteristik tersebut merupakan gabungan dari karakter tiga rumpun kerbau yang menjadi keunikan kerbau perah Silangit dan perlu dicatat lebih mendalam oleh tim pengumpul data kualitatif dan kuantitatif,” sambung Chalid Talib, peneliti senior dari Badan penelitian dan pengembangan peternakan (Balitnak) Bogor.

BACA JUGA  Nana Supriatna : Selain Taxi Alsintan, Pertanian Subang Butuh UPPO

Penyusun proposal pelepasan rumpun kerbau Perah Silangit Fuad Hasan yang merupakan dosen dari Universitas Sumatera Utara menjelaskan bahwa proposal dibuat dengan mengacu pada Permentan Nomor 117 tahun 2014, dan dukungan data dari BPTU HPT Siborongborong.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *