Senada, petani cabai andalan dari Kulonprogo DIY, Sukarman, mengaku tetap semangat menjalankan proses lelang cabe merah keriting. Tiap malam tidak kurang dari 5 ton dikirim ke pasar Jakarta untuk menambah pasokan. “Saat ini petani di Kulonprogo khususnya Desa Bugel, sedang memasuki masa panen cabe merah keriting.
Selama bulan Ramadhan kami rutin menyelenggarakan lelang cabai setelah sholat taraweh, supaya pasokan ke kota-kita besar termasuk Jakarta terjaga dan harga stabil,” ungkap Sukarman semangat.
Sementara itu, tokoh petani bawang merah Nganjuk, Akad, memastikan pasokan bawang merah pada Ramadan dan Idul Fitri 1440 H tahun ini stabil dan terkendali.
Hal ini disebabkan karena sentra di Jawa Timur khusus nya Nganjuk memasuki panen raya hingga mencapai 1.000 hektar. Harga di tingkat petani saat ini rata rata 16 ribu hingga 18 ribu per kilogran. “Pasokan dari Nganjuk ke wilayah Jabodetabek rata rata 35-40 ton per hari. Sebagian petani sekarang sudah mempersiapkan tanam untuk persiapan Idul Adha 1440 H. Harga bawang merah lebaran ini di konsumen stabil dan cukup bagus buat petani, jadinya mereka semangat tanam lagi”, kata Akad senang. (Red)






