Di ICSB World Congress 2019, Indonesia Terima penghargaan Humane Entrepreneurship

Diterimanya penghargaan ini menegaskan pernyataan dari Prof Ki-Chan Kim (tokoh perumus Humane Entrepreneurship dari Korea) yang pernah menyatakan bahwa Indonesia adalah “ibu kota” Humane Entrepreneurship dari sisi praktis.

“Acara ICSB World Congress kali ini sangat istimewa bagi kita. ICSB Indonesia hadir dengan peran aktif dari delegasi-delegasinya,” kata Ardhi Ridwansya Ketua Delegasi dari Indonesia, yang juga Wasekjen ICSB Indonesia.

Wakil Indonesia lainnya, Hermawan berkesempatan menyampaikan tentang penerapan konsep Humane Entrepreneurship (pentingnya menggabungkan empathy dengan kemampuan membangun visi (dreaming)) serta “bocoran” konsep Marketing 5.0 yang rencananya akan diluncurkan pada saat World Marketing forum di Jepang tahun 2021.

Di sesi plenary session, Diah Yusuf (VP Community Empowerment ICSB Indonesia) juga berbagi pengalaman Indonesia dalam melakukan internasionalisasi MKM. Dalam kongres kali ini Indonesia mendapatkan award khusus dari ICSB Global sebagai negara di Asia dengan anggota terbesar.

“Melalui momentum tersebut, konsep dan kasus orisinal dari Indonesia bisa tampil ke panggung dunia,” ujar Ardhi Ridwansya.

ICSB World Congress adalah kongres tahunan yang dilaksanakan oleh International Council for Small Business (ICSB) setiap tahun di negara yang berbeda. Tahun ini pelaksanaannya di Kairo, Mesir. Acara didahului oleh ICSB Academy yang merupakan camp pelatihan untuk mendidik generasi muda dari berbagai dunia menjadi entrepreneur.

Acara seremonial ICSB World Congress 2019 dibuka dengan pemukulan bel oleh President ICSB Geralyn Franklin yang didampingi oleh President-Elect Ahmed Osman yang baru terpilih beserta jajaran Board Members lainnya, pada 18 Juni 2019. Lokasi acara yang dipilih cukup unik, yaitu Egypt Stock, salah satu bursa saham tertua di dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *