Potensi Lahan Bawang Putih di Pasuruan 3.000 Hektare

Porosnusantara.co.id, Pasuruan – Kementerian Pertanian (Kementan) kian optimis Indonesia dapat memenuhi kebutuhan bawang putih nasional dalam beberapa tahun ke depan atau tepatnya swasembada di tahun 2021. Pasalnya beberapa daerah di Indonesia cocok untuk melakukan budidaya bawang putih, salah satunya Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Kepala Bagian Produksi Hortikultura dan Perkebunan Pasuruan, Dodi Setiawan mengatakan Pasuruan memiliki sekitar 3.000 hektare lahan yang cocok untuk bawang putih. Pasuruan memang dulunya sentra produksi bawang putih dan mulai tahun 2019, petani menanam kembali karena harga dan kebijakan pemerintah yang benar-benar mendukung. Kecamatan Tutur dan Tosari merupakan wilayah pengembangan di Pasuruan.

BACA JUGA  Unik !!! Danyonif 725/Woroagi Gelar Turnamen volly Gembira sejajaran Persit cab.lXl yonif 725

“Lahan bawang putih kami sekarang ini yang biasa di tanam kentang, supaya tidak terus menerus kentang, bawang putih bisa jadi alternatif juga. Di Kecamatan Tutur sendiri sudah 100 hektare ditanami bawang putih. Penanaman ini dilakukan importir dari kewajiban tanamannya 5 persen,” demikian jelas Kepala Bagian Produksi Hortikultura dan Perkebunan Pasuruan, Dodi Setiawam di Pasuruan, Sabtu (11/5).

BACA JUGA  Personel TNI Evakuasi Tiga Orang Pengungsi Kiwirok

Menurut catatan Dodi, hingga ini sudah ada lima importir yang sudah melakukan wajib tanam. Hal itu pun mendapat dukungan dari petani guna melakukan rotasi tanaman untuk menjaga kesuburan lahan.

“Petani juga semangat karena harga bawang putih saat ini sangat menguntungkan petani,” ujarnya.

Salah seorang petani bawang putih Bu Suyi (55) mengatakan pada bulan Februari 2019 menanam bawang putih, bermitra dengan salah satu importir. Ia menanam bawang putih sekitar 3.450 meter dan ditargetkan panen bulan Juni mendatang.

BACA JUGA  Kepala Seksi di BPN Kota Bekasi Hidup Mewah Dengan Bermain Golf Warning Untuk Penegak Hukum Dari Mana Uang Yang Digunakan Untuk Hidup Mewah

“Tahun ini kami masih menanam sedikit karena takut rugi. Sekarang ini bawangnya agak bagus, buahnya agak besar. Saya lumayan puas. Nanti nanam lagi satu hektare,” kata Bu Suyi di lahan bawang putihnya di Desa Kayukebek, Kecamatan Tutur, Pasuruan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *