Kepala Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Barat, Tanawali meyakinkan harga bawang putih di Sulbar akan semakin turun dan normal kembali. Sebelumnya, sempat menyentuh 60 ribu per kilo per kg, sehingga harga ini sangat membebani masyarakat.
“Kasihan masyarakat apalagi bulan puasa dan menjelang lebaran. Namun kami yakin setelah operasi pasar Kementan ini, harga akan kembali normal. Satgas Pangan juga komitmen untuk mengawal harga bawang ini,” terang Pria yang akrab dengan petani ini.
Perlu diketahui, operasi pasar ini mendatangkan 10 ton bawang putih kemasan 20 Kg yang dialokasikan ke 2 Kabupaten, yaitu Mamuju dan Majene yang disinyalir harga masih tinggi. Operasi pasar ini merupakan rangkaian upaya pemerintah untuk menurunkan harga bawang putih yang sempat melambung tinggi terutama di wilayah DKI Jakarta, Surabaya, Lampung, Jambi, Palembang, Kalimantan Timur, Manado, Bali, dan Medan. Upaya tersebut turut membuahkan hasil.
Terbukti harga bawang putih di pasar Jakarta dan pulau Jawa-Sumatera sudah berangsur normal. Berdasarkan data PD. Pasar Induk Kramat Jati, per hari ini Kamis (16/5), harga bawang putih Rp 23 rb per kg. Dengan demikian harga di pasaran tradisonal wilayah Jakarta sudah normal. (Red)






