Mentan-Gubernur Jatim Gelar Sidak dan OP Bawang Putih Rp 18.000 Per Kg di Pasar Porong Sidoarjo

Amran menambahkan yang patut dicatat dalam perkembangan harga pangan saat ini yakni harga bawang putih berada di bawah target yakni Rp 23.000 per kg, adapun harga dulu ditargetkan turun Rp 25.000 per kg. Bahkan harga bawang putih yang dijual BUMD Puspa Agro milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur hanya Rp 18.000 per kg.

“Ini terjadi karena kami memberikan ruang kepada BUMD melakukan impor langsung, sehingga bisa menstabilkan harga di daerah masing-masing. Jadi tidak perlu ke Jakarta dulu, baru ke Jawa Timur. Harga transportasi efisien, sehingga harga di pasar menjadi normal,” terangnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menegaskan stok bahan pangan menjelang dan hingga Lebaran sangat aman dan cukup. Baik itu beras, gula, daging ayam, daging sapi, telur minyak goreng, cabai, bawang merah, bawang putih dan komoditas lainnya.

“Tadi pagi saya ke salah satu pasar di Madiun yang menjadi titik pantau BPS. Ada 25 pasar dari 8 kabupaten-kota yang menjadi titik pantau BPS, kami secara rutin melakukan monitoring, jadi bahan pangan pokok kita aman sampai selesai Lebaran,” sebutnya.

“Lihat saja harga telur sebelum Ramadhan Rp 23.000 per kg, hari ini Rp 19.000 per kg, daging ayam dari Rp 34.000 menjadi Rp 32.000 per kg, cabai kita hanya Rp 5.000 per kg,” sambung Khofifah.

Menurutnya, anjloknya harga cabai ini disebabkan karena over supply. Luas tanam cabai biasanya 2.700 hektar, tapi hari ini ada 5.000 hektar sehingga produksi melimpah. Oleh karena itu, agar harga cabai menguntungkan petani, pemerintah meminta para pelaku usaha yang menggunakan bahan baku cabai, untuk tidak memakai cabai kering impor.

“Tapi kita minta agar menggunakan cabai segar yang diproduksi petani di Jawa Timur. Kami juga minta bupati-wakikota agar melakukan aksi borong cabai. Kemudian secara jangka panjang, Puspa Agro agar menjadi BUMD pangan dan dengan Bulohg kami terus koordinasi agar menyerap hasil produksi petani,” terang Khofifah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *