Menpar Ngabuburit Bareng Kaum Milenia

Sementara itu, Co-Founder Tiket.com Gaery Undarsa mengatakan bahwa pertumbuhan kaum milenial begitu besar. Saat ini, 30 persen pekerja Indonesia adalah kaum milenial.

Pada tahun 2020 akan ada 50 persen pekerja kaum milenial. Sementara tahun 2030, akan ada 75 persen pekerja kaum milenial.

“Kita bisa mempelajari kebiasaan mereka yang menyukai sesuatu yang mudah. Biasanya mereka lebih percaya rekomendasi dari teman dibanding iklan,” kata Gaery.

Dilanjutkannya, layanan aplikasi mobile yang dikembangkan oleh tiket.com belakangan ini merupakan hasil telaah dari penelitian yang menyebutkan bahwa kaum milenial lebih suka melakukan perencanaan pariwisata menggunakan handphone.

Masih dari sisi sosial media, Manajer Penjangkauan Politik dan Pemerintah Facebook Noudhy Valdryno mengatakan bahwa Jakarta merupakan kota paling instragamable.

“Jakarta itu menarik bagi para milenial. Di Jakarta, kita bisa melakukan berbagai aktivitas menarik yang bisa di upload,” jelas Noudhy.

Noudhy mengimbau agar peserta Millennial Tourism Corner untuk merekam dan memviralkan berbagai destinasi pariwisata di Indonesia. Hal tersebut dinilai dapat membantu Kementerian Pariwisata untuk mempromosikan pariwisata Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *