Datuk Setia Amanah Payung Panji Kabupaten Pelalawan ini melanjutkan agar masyarakat pelalawan bisa terus menjaga dan melestarikan warisan budaya turun temurun dinegeri dengan motto seiya sekata ditengah mulai tergerusnya kebudayaan kita oleh negara luar.Ia juga berharap dengan prosesi mandi balimau kasai potang mogang ini bisa membersihkan hati sehingga kita bisa bersuka cita menyambut bulan suci ramadhan 1440 H.
Sementara itu Gubenur Riau H.Syamsuar mengatakan bahwa Kegiatan Mandi Balimau Potang Mogang ini adalah nilai adat dan budaya yang harus dijunjung tinggi sehingga tidak akan hilang dimakan oleh waktu. Mantan Bupati Kabupaten Siak Propinsi Riau ini mengajak masyarakat agar adat yang menjadi kebagaan ini dapat dilestarikan sehingga bisa memacu tumbuh kembangnya wisata di Propinsi Riau.
Propinsi Riau Tahun 2018 kemaren mendapatkan peringkat ketiga setelah lombok dan aceh dalam kategori destinasi wisata halal yang meliputi wisata religi, wisata alam dan event pariwisata lainnya. Ia juga berharap agar potensi wisata di Propinsi Riau perlu menjadi kebanggaan bagi masyarakat Riau. Hendaknya kita lestarikan dan jaga destinasi wisata Propinsi Riau.
Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua TP.PKK HJ.Ratna Mainar Harris, Wakil Ketua TP.PKK Pelalawan Hj.Ramlah Zardewan,Ketua Dharma Wanita Hj.Teti Hariati Mukhlis,Anggota DPRD Propinsi Riau Sewitri, Ketua Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Pelalawan, Datuk Seri Tengku Zulmizan Fainja Assagaf, Ketua Umum Lembaga Adat Melayu Pesisir ( LAMP) Tengku Nahar,SP, Forkompinda Pelalawan, Kepala OPD,serta Camat dan Lurah/Kades.(Yuspardi)






