Budi Muhammad Divonis 16 Tahun Penjara

Porosusantara.co.id, Solok – Kasus pembunuhan ‘istri’ oleh ‘suaminya’ sendiri yang membuncahkan Solok Selatan pada akhir tahun 2018, tuntas. Hakim sudah ketok palu. Pelaku, Budi Muhammad, dijatuhi hukuman 16 tahun penjara.

Kajari Solok Selatan, Mohamad Rohmadi didampingi kasubsi eksekusi dan eksaminasi, Haris Jasmana, mengatakan, putusan itu sudah inkrah. “Terdakwa menyatakan menerima putusan hakim,” kata Rohmadi, Senin (1/4) di ruang kerjanya. Dari tuntutan yang disampaikan jaksa, 18 tahun  penjara, diputuskan hakim 16 tahun penjara.

BACA JUGA  Lanal Palembang Adakan Pembinaan dan Pelatihan Dengan Tema "Professional Mental Attitude"

Pengadilan Negri Koto Baru, Solok, menggelar sidang kasus pembunuhan dengan terdakwa Budi Muhammad ini, di aula kejaksaan negeri Solok Selatan, pada Kamis (28/3).

BACA JUGA  Hut ke 1 tahun Bawaslu Pelalawan Adakan Kegiatan Peduli Sesama

Hasil putusan, langsung dieksekusi. Terpidana ditempatkan di cabang Rumah Tahanan Muaro Labuah, Solok Selatan.

Kasus pembunuhan ini, terjadi pada Oktober 2018. Pelaku, Budi Muhamad, adalah suami dari korban sendiri, Resti. Keduanya menjadi pasangan suami-istri dengan menikah siri.

BACA JUGA  Kapolres Minut AKBP Grace Rahakbau SIK MSi terima Penghargaan Women Of The Year 2020

Dalam pengakuannya, terdakwa menghabisi nyawa korban dipicu perasaan cemburu membara. Dengan menggunakan sebilah pisau yang telah dipersiapkan sebelumnya, terdakwa menikam korban, Resti, berulang kali sampai menghembuskan nafas terakhirnya.
(s u d i r)*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *