Janji Prabowo Naikkan Rasio Pajak Menjadi 16 Persen

Porosnusantara.co.id, Jakarta – Calon Presiden Nomor Urut 2 Prabowo Subianto mengatakan bila dirinya terpilih sebagai Presiden Indonesia periode 2019 – 2024 berencana untuk menaikkan rasio perpajakan menjadi 16 persen.

“Saya akan tingkatkan rasio perpajakan yang sekarang berada di 10 persen dikembalikan ke minimal 16 persen,” ujar Prabowo dalam debat putaran pertama di Hotel Bidakara Jakarta

BACA JUGA  Akun Twitter Diretas, Ferdinand Hutahaean Lapor ke Bareskrim

Hal itu dikatakan Prabowo yang merasa bahwa penghasilan para pegawai negeri yang terlalu kecil merupakan akar masalah birokrasi di Indonesia.

Oleh sebab itu Prabowo berencana menaikkan gaji para birokrat, dengan uang yang didapat dari peningkatan rasio perpajakan.

“Berkali-kali saya utarakan di ruang publik, bahwa akar masalah birokrasi adalah penghasilan para pegawai negeri atau birokrat itu kurang dan tidak realistis,” ujar Prabowo.

BACA JUGA  Potret 2 Tahun Kepemimpinan Yusuf Lubis – Atos Pratama Oleh Ekie Noprismond,.SY,SH.

Lebih lanjut Prabowo mengatakan dengan menaikkan rasio perpajakan hingga 16 persen, maka Indonesia diperkirakan akan menerima setidaknya 60 miliar dolar tiap tahunnya.

“Pegawai negeri kita tingkatkan gajinya, kebutuhannya kita penuhi, tetapi kalau dia masih korupsi, maka haru dihukum sekeras-kerasnya,” kata Prabowo.

BACA JUGA  Sementara Sekjen PBB Sekaligus Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor Mengatakan Nomor Urut 13 PBB Menjadi Angka Mujarab Bagi Peraihan Puara PBB Pada Pemilu 2024

Prabowo memberi contoh salah satu hukuman yang mungkin dapat diberikan kepada birokrat yang terbukti melakukan tindak pidana korupsi adalah dengan memutasi birokrat tersebut di lokasi terpencil.

“Suruh dia tambang pasir terus menerus,” kata Prabowo. (Raka)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *