Sanggar Seni Tigo Saayun Kolok Nan Tuo Siap Untuk Tampil Di TMII Jakarta

  • Bagikan

Sawahlunto, Poros NusantaraSanggar Seni Tigo Saayun Desa Kolok Nan Tuo Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto Provinsi Sumatera Barat saat ini tengah mempersiapkan diri untuk tampil di Anjungan Provinsi Sumatera Barat Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Jakarta pada akhir tahun 2018 mendatang, sanggar Tigo Saayun ini beranggotakan 53 orang personil dari masyarakat sekitar Desa Kolok Nan Tuo yakni pemusik dan penari yang mayoritas wanita dari siswa siswi SD, SMP, SMA di Kota Sawahlunto.

Kepala Desa Kolok Nan Tuo Supriadi Mukri ketika ditemui awak media Poros Nusantara mengatakan, untuk mengembangkan seni dan budaya dikalangan generasi muda di Desa Kolok Nan tuo termotivasi dan serius untuk mendirikan sanggar. Hal ini dibuktikan dengan mendatangkan pelatih musik Sumbar yakni Imran Boer yang Notabene penyanyi Pop Minang sedangkan untuk pelatih tari jebolan ISI Padang Panjang Monica Utari Hendria Liza S.Sn untuk membina sanggar Tigo Saayun tersebut.

BACA JUGA  TNI Temukan Satu Lagi Korban Banjir Bandang

Lebih lanjut Supriadi Mukri menambahkan saat ini Sanggar Tigo Saayun juga tengah mempersiapkan anggotanya untuk penampilan perdananya mengikuti Festival Muharram 1440 Hijriyah pada tanggal 12 September 2018 mendatang yang akan di gelar di Lapangan Desa Kolok nan tuo dengan berbagai acara yakni MTQ Perangkat desa / Staf, makan bajamba dan tausiyah. “  Disamping pembangunan Fisik kita juga mengalokasikan dana untuk pembinaan sosial kemasyarakatan yang juga terus dilakukan untuk pengembangan serta pelestarian adat dan keagamaan, keseniaan, kebudayaan sehingga dana APBDES tepat sasaran, mampu mensejahterakan warga dan seimbang dengan nilai nilai adat dan agama. Pemerintah Desa Kolok Nan Tuo lanjutnya, menyediakan dana sebesar Rp. 85 Juta lebih guna untuk membeli alat – alat musik tradisional seperti Gendang deli, Talempong melodi 2 set, Talempong Rithem 4 set, Canang 2 set, Gendang tabuah 10 buah, dan tansa 1 buah serta ditambah pembayaran jasa untuk tenaga pelatih seni dan budaya Rp. 28 Juta lebih “, Ungkap Supriadi Mukri.

BACA JUGA  Ruhut Usulkan Amran Kembali Jabat Menteri Pertanian

 

( Laporan : An/Yanto )

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *