Ragam  

Gubernur NTT Terima Lukisan Wajahnya dari Siswi SMKN I Kupang

Menyinggung soal makna hardiknas secara pribadi, Mathias mengatakan, dirinya menilai bahwa gaung  momen hari pendidikan nasional sebagai bagian penting untuk membangkitkan jiwa siswa untuk terus bertumbuh. Penyelenggara pendidikan mengkampanyekan kepada para siswa dengan mengemas beragam kegiatan guna menumbuhkembangkan jiwa kesatria dari siswa untuk  memandang bahwa proses pendidikan adalah bagian penting kehidupannya. 

Dirinya menilai kegiatan pameran yang tengah diselenggarakan saat ini dikemas dengan  baik untuk mendorong siswa,  sebagai media untuk   mempromosikan kemampuan dan keahlian menyangkut skill dengan memamerkan hasil karya mereka selama di bangku pendidikan di sekolah kejuruan.

“Kalau kemasan pameran stand kita itu (SMKN I Kupang)  adalah dalam bentuk publikasi dengan hasil yang ditampilkan di gebyar SMK beragam hasil karya siswa kita,” katanya.
Mathias juga menyampaikan soal standar mutu pendidikan SMK. Dia mengatakan, standar mutu itu merupakan  dinamika dan fluktuatif sesuai perkembangan iptek. Saat ini terus berkembang ke arah yang lebih baik.

“Yang kami lihat tahun ke tahun ada peningkatan perhatian yang lebih dari penentu   kebijakan mulai dari gubernir sampai ke jajarannya di daerah terus perhatian ke SMA dan SMK.Perhatian pada standar peralatan praktek terutama  untuk bekali siswa bukan teori saja  tapi praktek juga. Harapan saya  kedepan ada kesinambungan terus menerus para  stakeholder. SInerjitas yang terus menerus karena tidak bisa berjalan sendiri. Pengembangan kurikulum  terintegrasi secara baik untuk ikuti perkembangan iptek bukan siswa saja tapi guru juga  agar tidak tergilas dengan tren informasi soal apa yang dihadapi kedepan,” pesan Mathias.(Erni Amperawati)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *