oleh

LAHAN SAWAH PAKEMBARAN HILANG HINGGA DELAPAN PULUH PERSEN KURANG DAPAT PERHATIAN PEMERINTAH

PEMALANG, POROS NUSANTARA – Swasembada pangan yang di canangkan pemerintah terutama di Desa Pakembaran Kecamatan Warungpring Kabupaten Pemalang Jawa Tengah jauh dari yang di impikan pemerintah ,karena hilangnya lahan sawah hingga delapan puluh persen menjadi lahan perkebunan Sumadi pemuka warga Desa Pakembaran saat di temui di rumahnya minggu 10/9/2017.

Di sela sela kesibukannya mengatakan , kurang jelinya pemerintah memperhatikan infrasetruktur saluran air ke wilayah Desa Pakembaran sehingga air yang dari sumber kali rambut terserap ke tanah sehingga tidak sampai ke lahan sawah. Dampak dari kesulitan air tersebut menimbulkan pengalihan fungsi lahan sawah menjadi perkebunan yang dipergunakan untuk kegiatan warga.

BACA JUGA  Terserang Malaria, Seorang Prajurit Meninggal Dunia Saat Melaksanakan Satgasgakkum di Papua.

Kemudian lanjut dirinya, “minimnya SDM Pemerintahan desa yang kurang memperhatikan masalah pertanian dan lebih condong ke infra struktur jalan setapak yang seyogyanya tidak begitu penting . Dirinya berharap adanya perhatian pemerintah membenahi saluran air irigasi Desa Pakembaran yang mulai dari tahun 1999 berubah menjadi lahan perkebunan karena kesulitan air irigasi yang terserap di jalan akibat terserap akar tanaman di pinggir saluran dan tidak adanya perbaikan irigasi” , begitu ungakapnya kepada media. Dan saat petani desa yang di jumpai di lahan desa di mintai keterangan tentang irigasi membenarkan tentang keadaan Desa Pakembaran  “dirinya berharap adanya pimpinan desa yang bisa merevolusi keadaan Desa Pakembaran”.

BACA JUGA  Dua Tahun Masa Berlaku STNK Habis, Tidak Melakukan Registrasi Ulang, kendaraan Bermotor Dianggap Bodong.

(Lporan : sk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini