Kebersamaan Dan Berbagi Kepada Sesama

Kupang, Poros Nusantara – Perayaan Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriyah merupakan suatu momentum yang senantiasa dilakukan oleh seluruh umat muslim diseluruh penjuru dunia. Hal serupa juga dilakukan Di Nusa Tenggara Timur khususnya di Kota Kupang. Kontak Kerukunan Sosial Keluarga Jawa (K2S) Kota Kupang merupakan gabungan dari beberapa Paguyuban Jawa turut mengambil bagian berpartisipasi dalam memperingati Hari Raya Idul Adha 1438 Hijryah dengan menyumbangkan sejumlah hewan kurban kepada masyarakat sekitarnya melalui beberapa lembaga, institusi, Sekolah, Dengan jumlah hewan kurban antara lain 44 ekor sapi dan 34 ekor kambing.

21284318_1918064528517235_693494738_oDemikian disampaikan ketua panitia kurban parlam anugerah ketika ditemui di lokasi pemotongan hewan, Sabtu (2/9) yang bertempat di halaman sekolah luar biasa di daerah walikota dari pukul 8 pagi hingga selesai. Kontak Kerukunan Sosial Keluarga Jawa (K2S) Kota Kupang sendiri juga turut mengambil bagian dengan melakukan pemotongan hewan kurban dan berbagi dengan sesama dengan menyumbangkan 20 ekor kambing dan 14 ekor sapi.

BACA JUGA  KEMENTERIAN PUPR SERAHKAN PENGELOLAAN RUSUN KE KAMPUS UNIZAR MATARAM

Kelompok Paguyuban Jawa yang tergabung dalam (K2S) berjumlah 53 paguyuban dan seluruh anggota yang tergabung dalam (K2S) tersebut terdiri dari latar belakang yang berbeda namun semuanya senantiasa menciptakan kerukunan antar sesama oleh karena kerukunan tersebut maka terciptalah kebersamaan di Hari Raya Idul Adha ini.

BACA JUGA  WARGA RT.04 RW.02 DUKUH PELEM DESA GAMBUHAN ADAKAN SANTUNAN ANAK YATIM

Khoiri, SE. kepala bidang organisasi K2S juga ketika ditemui saat acara pemotongan hewan kurban mengatakan kegiatan pemotongan hewan kurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1438 H yang dilaksanakan (K2S) merupakan suatu bentuk kebersamaan antar kelompok yang tergabung di (K2S) dimana semua bersatu, berkorban dan berbagi kepada sesama. seperti pantauan awak media di lokasi pemotongan hewan kurban, semua anggota bekerja bersama penuh kebersamaan hingga selesai.

Nilai dan rasa kebersamaan tersebut yang terus dibina dalam K2S, demikian disampaikan Khoiri. pelaksanaan pemotongan hewan selanjutnya dilanjutkan dengan pemberian daging kurban kepada masyarakat di sekitaran lokasi maupun kepada sesama di korwil masing-masing hingga selesai.

BACA JUGA  Penemuan Mayat di Pitumpanua Wajo Tanpa Identitas

Laporan: Winda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *