Porosnusantara.co.id|
Jakarta — Sejumlah pemilik dan penyewa toko di kawasan Cikini Gold Center menggelar aksi protes di area gedung pada Kamis (21/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Aksi tersebut dipicu berbagai keluhan terkait fasilitas gedung yang dinilai tidak memadai meski para pemilik toko rutin membayar biaya bulanan pengelolaan.
Dalam aksi tersebut, para peserta menyuarakan sejumlah persoalan yang sudah berlangsung cukup lama, mulai dari pendingin ruangan (AC) yang tidak dingin, pasokan air yang kerap mati, hingga lift gedung yang sering mengalami gangguan dan tidak berfungsi normal.
Para pemilik toko menilai kondisi tersebut sangat mengganggu aktivitas usaha dan kenyamanan pengunjung di pusat perdagangan emas tersebut. Mereka juga mengaku kecewa karena berbagai keluhan yang disampaikan sebelumnya dinilai belum mendapatkan penyelesaian maksimal dari pihak pengelola.
“Setiap bulan kami tetap membayar biaya pengelolaan, tetapi fasilitas dasar justru sering bermasalah. AC panas, air mati, lift juga sering tidak bisa dipakai,” ungkap salah satu peserta aksi.
Selain menyampaikan aspirasi, aksi tersebut juga berkaitan dengan adanya penandatanganan perjanjian antara pihak pengelola dan penyewa toko. Sejumlah pedagang mengaku meminta adanya kejelasan terkait hak dan kewajiban kedua belah pihak, termasuk jaminan perbaikan fasilitas gedung.
Massa aksi berharap pengelola segera melakukan pembenahan menyeluruh terhadap sarana dan prasarana gedung agar aktivitas perdagangan dapat berjalan normal dan nyaman bagi pelaku usaha maupun pengunjung.
Aksi berlangsung dengan tertib di area gedung Cikini Gold Center dan mendapat perhatian para pengunjung serta pedagang lainnya di lokasi. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola terkait tuntutan para pemilik toko tersebut.






