Porosnusantara.co.id | Bekasi Tarumajaya – Intensitas hujan lebat sepanjang malam sejak minggu (11/01/2026) hingga Senin (12/01/2026) di sejumlah titik Genangan air mulai terlihat di kawasan pemukiman, jalan protokol, hingga area perkantoran.
membuat sejumlah ruas jalan dan rumah rumah terendam banjir bahkan hingga menyebabkan kendaraan mati terendam banjir Hingga kini, sejumlah wilayah lainnya pun, mengalami lumpuh total.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah daerah dilanda banjir akibat cuaca ekstrem. Kondisi ini diawali dengan hujan intensitas sedang hingga lebat disertai angin.
Peristiwa ini kembali membuka mata kita bahwa banjir di kota besar seperti Jakarta dan sekitarnya bukan sekadar bencana musiman, tetapi hasil dari permasalahan struktural dan kebiasaan yang belum berubah. Salah satu masalah utama yang terungkap saat hujan deras adalah saluran air yang tidak mampu menampung derasnya curah hujan.

Banyak titik di Jakarta, Bekasi, yang tergenang karena saluran drainase penuh bahkan meluap. Meski sudah berkali-kali diingatkan, kebiasaan buruk membuang sampah sembarangan masih jadi masalah besar. Tumpukan sampah di got dan sungai membuat aliran air terhambat dan akhirnya meluap ke jalan dan rumah warga.
dari hasil pantawan awak media. Kota-kota besar seperti Jakarta dan bekasi idealnya memiliki 30% ruang terbuka hijau dari total luas wilayah. Namun, kenyataannya masih jauh dari angka tersebut. Ketika hujan turun deras seperti malam tadi, kota tidak memiliki cukup “spons alami” untuk menyerap air.









