Porosnusantara.co.id | Jakarta, 22 November 2025 — Gelaran Private Audition Beauty Muslimah Indonesia Regional DKI Jakarta kembali menunjukkan geliat dan kualitas pesertanya. Bertempat di Areno Café, Jakarta Selatan, audisi ini diikuti oleh 19 finalis terpilih yang kemudian disaring menjadi Top 10 untuk melaju ke Grand Final Nasional 2026.
Acara ini menjadi salah satu rangkaian seleksi paling bergengsi di antara 15 provinsi yang telah bergabung dalam jaringan Beauty Muslimah Indonesia—
sebuah gerakan pemberdayaan perempuan yang dirintis sejak 2016 dan berkembang pesat sejak diresmikan sebagai event nasional pada awal masa pandemi 2020.
Berawal dari audisi di Solo yang dilakukan dengan APD lengkap, kini Beauty Muslimah Indonesia telah menjangkau berbagai wilayah, dan tahun ini ditargetkan menjadi 20 provinsi.
Direktur Beauty Muslimah Indonesia: Dari Solo, Menjadi Gerakan Nasional
Dalam sesi wawancara, Ardianto Bayu, Direktur Beauty Muslimah Indonesia, menceritakan kembali sejarah dan perjalanan panjang organisasi ini.
“Awal pandemi tahun 2020, event Beauty Muslimah Indonesia pertama kali dibentuk. Sebelumnya di 2016, Beauty Muslimah hanyalah komunitas kecil. Seleksi pertama kami di Solo dilakukan dengan APD lengkap,” ujarnya.
Dari momen itu, hadir perwakilan dari berbagai provinsi yang kemudian membentuk kepengurusan di wilayahnya masing-masing. Kini Beauty Muslimah Indonesia sudah memiliki 15 provinsi aktif, dan tahun ini membuka peluang ekspansi hingga 20 wilayah.

Bayu juga menjelaskan tingginya antusias pendaftar:
“Tahun ini yang masuk ke WhatsApp kami ada lebih dari 4.000 yang berminat. Beberapa daerah di luar Jawa kami buat audisi online karena peserta kurang dari 10, untuk menghindari pembengkakan biaya. Jika sudah terpilih satu untuk nasional, mereka kami jadikan PIC untuk mengembangkan regionalnya.”
Terkait proyeksi pemenang, Bayu menegaskan bahwa peran aktif peserta jauh lebih penting daripada sekadar gelar:






