Porosnusantara.co.id — Jakarta |Yayasan Mangrove Indonesia Lestari menggelar rangkaian acara Buka Mangrove Indonesia ke-3 pada 2025. Agenda hari ketiga ini difokuskan pada pemilihan SPOK Person, yaitu perwakilan anak muda yang akan menjadi role model dalam edukasi pentingnya menjaga ekosistem mangrove di seluruh Indonesia.
Ketua Panitia menjelaskan, ajang ini diikuti oleh peserta dari berbagai provinsi. Dari sekitar 240 pendaftar, diseleksi menjadi 110 peserta administrasi, lalu dipersempit menjadi 24 finalis, hingga akhirnya terpilih 9 provinsi untuk mempresentasikan proyek dan visi mereka.
“Para SPOK Person nantinya akan menjadi wajah Yayasan Mangrove Indonesia Lestari. Mereka bukan hanya simbol, tapi juga penggerak yang akan berkampanye menjaga hutan mangrove, baik secara lokal maupun internasional,” ujarnya.
Acara malam ini juga dihadiri oleh Direktur Utama Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup, yang secara resmi membuka kegiatan, bersama jajaran National Director yayasan.
Selain edukasi, kegiatan ini menekankan tiga aspek utama bagi calon SPOK Person: brand, behavior, dan beauty. Artinya, duta yang terpilih harus mampu mencerminkan kepedulian lingkungan dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar dalam program resmi.
- Program kerja pemenang sudah disiapkan hingga akhir tahun, antara lain:
- Movement bersama perusahaan Jepang pada 18 September 2025.
- Kerja sama dengan perwakilan pemerintah Singapura pada 27–29 September 2025 di Bali.
- Mangrove Goes to School & University, kampanye langsung ke kampus-kampus.
- Workshop kreatif seperti coral planting, seagrass conservation, dan eco-batik.
Menariknya, pemenang ajang ini juga akan dikirim mewakili Indonesia ke ajang internasional di Korea Selatan. Dalam dua tahun terakhir, Indonesia berhasil meraih juara pertama secara berturut-turut. Tahun 2023 berhasil mengalahkan 18 tim dari 7 negara, disusul kemenangan lagi di 2024.






