Jakarta – porosnusantara.co.id || Forum Komunikasi Masyarakat Kudus (FKMK) menyelenggarakan Festifal Kabupaten Kudus di Musium Satria Mandala jl Gatot Subroto, Jakarta pada tanggal 21 – 22 Mei dengan tujuan mengenalkan budaya, pariwisata, dan industri yang berlokasi di Kabupaten Kudus.
Acara yang diselenggarakan setiap tahun tersebut dibuka oleh HM Hartopo selaku Bupati Kabupaten kudus. melalui slogan “Festifal Kudus Dengan Empat Negri”, beliau menyampaikan bahwa terdapatnya 4 etnis yang berada di Kudus (Jawa, Arab, Cina, Eropa) bukan merupakan suatu halangan untuk selalu hidup berdampingan.
“Justru itulah sumber kemajuan. dengan persatuan, jiwa nasionalis, dan pancasila maka akan terlahir generasi kokoh pembangun negri” tuturnya.
Acara tersebut dimeriahkan dengan diadakanya penampilan Acara Tabuh Bedug Blandangan yang dihadiri oleh Gus Mus Kiyai. Penampilan tersebut membawakan budaya karawitan, musik gamelan, lagu lagu religi, dan lagu tambang masa kini.
Dimeriahkan pula dengan didirikanya tenda tenda bazar yang menampilkan produk produk fashion, dan kerajinan tangan seperti ukiran kayu khas Kudus. Selain itu, UKM juga memamerkan produk produknya dari industri rokok.
Terdapat juga bazar yang berisikan tenda tenda yang menjual masakan kudus. Tentunya kehadiran kuliner khas kudus yang terkenal seperti soto kudus, jenang kudus, nasi jangkrik dan aneka masakan kudus lainya disambut dengan antusiasme yang tinggi oleh masyarakat kudus, khususnya yang berada di jakarta.
Kota Kudus sendiri dikenal sebagai kota santri karena besarnya pengaruh kota tersebut dalam kisah kisah para wali seperti Wali Songo, Sunan Kudus, dan Sunan Muria.
Terlebih lagi, terdapat Masjid Menara Kudus yang terkenal akan ciri khas bentuk bangunanya.






