Angka Stunting Menurun, Bupati Malang Berharap Tingkatkan Sinergisitas Semua Pihak

Malang,Porosnusantara.co.id

Kabar gembira bagi warga Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, pasalnya diperoleh informasi bahwa Angka gizi buruk atau stunting pada ibu dan anak di Kabupaten Malang tahun 2022 ini menunjukkan sebuah adanya fakta penurunan di angka 10 persen. Meskipun situasi seperti itu, tapi tetap diharapkan adanya program khusus dalam penanganan gizi buruk bagi ibu dan anak dari Pemprov Jawa Timur, demikian disampaikan Bupati Malang HM Sanusi saat menerima kunjungan Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Timur, Arumi Bachsin di Pendapa Kepanjen, Senin, 21/3/2022.

“Saya sangat berharap pada Ibu Arumi kalau bisa diprogramkan bantuan makanan bagi Ibu dan anak yang mengalami gizi buruk atau stunting di Kabupaten Malang, Insyaallah pasti angka stuntingnya akan turun terus” kata Bupati Malang di Pendapa Kepanjen, Senin (21/3/2022).

Ditambahkan oleh HM Sanusi, pihaknya memperoleh informasi bahwa Pemerintah Pusat beberapa waktu lalu juga turun ingin melihat langsung angka Stunting di Kabupaten Malang, Wakil Presiden Kiai Ma’ruf Amin atas perintah Presiden yang langsung turun ke Malang, apa benar angka stunting turun, bahkan dirinya ikut mendampingi meninjau beberapa wilayah kecamatan memang sudah zero (tidak ada gizi buruk), nanti di selesaikan semua beberapa wilayah yang masih ada stuntingnya, saat ini stunting di Kabupaten Malang mengalami penurunan dari 14 persen pada 2021, tahun ini sudah turun pada angka 10 persen.

“Bu Arumi di Kabupaten Malang angka stunting sudah turun pada angka 10,8 persen, semua berkat kerja keras Puskesmas, Bidan Desa dan Posyandu yang memberikan sosialisasi tentang gizi buruk, Alhamdulillah sudah bisa turun,” beber pria yang juga pernah menjabat Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *