Bali, porosnusantara.co.id – Jalan tertup, hak hidup melayang, itu terjadi pada Bastian Sasi asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang ditugaskan untuk menjaga lahan di kelurahan Seminyak
Kondisi yang memprihatinkan ini sudah terjadi bertahun-tahun, dimana jalan di kelurahan Seminyak – Bali dutup dengan cara ditembok, sehingga penghuni yang ada di balik bangunan tersebut sangat sulit untuk mencapai jalan keluar. Mereka akhirnya membuat jalan darurat dari bambu dan kayu bekas diatas selokan yang sangat berisiko.

“Puncaknya kondisi yg memprihatinkan ini sudah makan korban, dengan meninggalnya Bastian Sasi, penjaga lahan tersebut, akibat sakit dan terlambat sampai ke rumah sakit. Seandainya akses jalan tersebut tidak tertutup, maka jiwanya masih tertolong,” ujar Pdt. Shepard Supit mewakili dari keluarga dalam keterangan resminya, Jumat (26/11/21)
Lanjut Shepard, “sebabnya kami berharap pihak berwewenang untuk ambil langkah membuka jalan tersebut sebagai bentuk pewujudan rasa keadilan sosial bagi rakyat Indonesia dan kami siap berdialog dengan pihak terkait untuk hal ini, kata Pdt Shephard Supit mewakili pemilik lahan”.
Korban Bastian harus meninggalkan seorang istri yg lagi hamil, harap kondisi yang memprihatinkan ini dapat segera ditangani pihak berwewenang, supaya jangan terjadi korban berikutnya.
(Red)






