KUPANG, POROS NUSANTARA – Ketua umum Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) NTT, Frans Salem meminta dukungan seluruh warga NTT dimana saja berada.
Dirinya memohon warga untuk memberikan like atau jempol pada tayangan YouTube lagu “Soka Seleng” LP3KD NTT karya Apolinaris Temy Tukan dan lagu rohani “Mari Masuk Rumah Tuhan” LP3KD NTT.
Dua lagu LP3KD di YouTube tersebut saat ini sedang mengikuti virtual choir festival sehingga membutuhkan dukungan seluruh masyarakat NTT.
Frans Salem kepada wartawan di Gedung Sasando Kantor Gubernur NTT, Rabu (4/11/2020) menegaskan, penilaiannya itu ada aspek teknis karena ada dewan juri tapi ada satu penilaian berdasarkan likes (jempol) terbanyak.
Untuk itu, dirinya mengajak seluruh warga NTT, tidak saja untuk menonton tapi lebih dari itu me-like.
“Kasih jempol anda untuk kontingen NTT sehingga mudah-mudahan kontingen NTT bisa memenangkan virtual choir hari ini. Karena memang penilaian salah satunya adalah likes terbanyak. Kondisi hari ini kita sedang berada di posisi ke tiga. Posisi pertama ada Provinsi Jawa Tengah dengan 4900 like, Provinsi Kalimantan Timur dengan 2900 yang like dan Provinsi NTT di urutan ketiga dengan 2700 yang like,” jelasnya.
Frans Salem didampingi Karo Humas Setda NTT, Jelamu Ardu Marius dan anggota LP3KD NTT lainnya, Sinun Petrus Manuk, Apolinaris Temy Tukan, Ellyas Djoka, Cornel Kiik dan Gusty Brewon menjelaskan, mestinya hari ini baru selesai diselenggarakan Pesparani ke-2 di Kota Kupang.
Namun karena pandemi Covid-19 yang hingga hari ini belum ada tanda-tanda berakhir maka Pesparani Nasional kedua ditunda ke tahun 2021.
Mantan Sekda NTT ini juga menjelaskan, untuk tetap memotivasi umat dan mendorong semangat umat untuk terus bernyanyi memuliakan Tuhan maka LP3K Nasional menginisiasi sebuah kegiatan yang disebut LP3K Nasional Virtual Choir Festival atau festival paduan suara secara virtual yang diikuti seluruh provinsi.






