Kampung Gunung Katun, Tempat Berpijak & Tempat Kembali

Poros Nusantara, WAY KANAN – KAMPUNG Gunung Katun adalah salah satu kampung yang terdapat di Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan – Lampung.

Dampak pandemi covid-19 ternyata mendorong para perantau yang berasal dari Gunung Katun maupun masyarakat yang tetap menjaga ‘Tiyuh Pungkalan’ berhasil merangkum sekilas sejarah Kampung Gunung Katun yang penting untuk mengingat ‘guwai ingok-ingokan’ dan penting untuk mengenalkan kepada anak-cucu mendatang.

Berasal dari inisiatif beberapa masyarakat yang tergabung di dalam media sosial Facebook, mereka membuat grup ‘Gunung Katun Bersatu’ untuk saling memberikan informasi dan saling sharing pengalaman sesama masyarakat Gunung Katun.

Berikut rangkuman sejarah Kampung Gunung Katun yang dirangkum melalui kuis pertanyaan oleh para admin di Grup tersebut.

Oleh akun Facebook Fenni Hendrawansyah:

Pada zaman dahulu kehidupan penduduk asli Lampung khususnya Way Kanan selalu tidak jauh dari aliran sungai. Dan diantara pinggiran sungai Way Besay antara (Lubuk Bangkai sampai Mehara Betung) hiduplah sekelompok masyarakat beserta keluarga yang diantaranya adalah:

  1. Daud gelar Ratu Semenup Agung
  2. Abdul Rahman gelar Minak Ngemum (Ayah dari Ratu Buay Kuning
  3. A Kadir gelar Suttan Unggaklangik (Ayah dari Gustam Effendi gelar Sogoran Ratu)
  4. Sebaya gelar Ratu Pesirah (Ayah dari Busri)
  5. Abu Kasim & Jamaludin bin Sumbay (Rajagawang)
  6. Kanca Marga ayah dari Sepahit.

Kehidupan yang belum ramai namun rukun, saling tolong menolong saling bertukar pikiran dan bergotong royong menjadi cikal bakal terlahirnya Tiyuh atau Kampung yang besar.

Sekelompok tokoh tersebut terus menjalani kehidupan dan pada suatu ketika mereka berdiskusi untuk memberi nama Tiyuh (Kampung) tempat mereka tinggal. Pada saat itu dari pinggiran sungai tampak berdiri megah sebuah gunung yang saat ini dikenal dengan Bukit Jambi, sehingga sepakatlah para tokoh tersebut dengan memberi nama tempat mereka dengan nama Tiyuh Gunung Katun. Kata Katun berarti tampak atau kelihatan. Jadi tafsiran arti Gunung Katun adalah lokasi atau tempat yang dapat melihat gunung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *