Hari Terakhir Operasi Zebra oleh Satuan Lalulintas Polres Singkawang

Singkawang,  Poros Nusantara – (5/11/2019), Razia kendaraan bermotor Operasi Zebra sudah selesai dilakukan serentak diseluruh wilayah Indonesia dari tanggal 23 Oktober hingga 5 November 2019. Operasi Zebra dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kepatuhan dan kedisiplinan setiap pengendara kendaraan bermotor di jalan.

Dalam operasi zebra kali ini ada 12 target pelanggaran, yaitu :

1. Pengendara kendaraan bermotor yang tidak memiliki SIM (surat izin mengemudi).
2. Kendaraan bermotor roda dua atau roda empat yang tidak dilengkapi dengan STNK.
3. Pengendara yang melawan arus.
4. Tidak menggunakan helm SNI.
5. Mengemudikan kendaraan tidak menggunakan sabuk keselamatan. Selanjutnya

6. Menggunakan ponsel saat mengemudi.

7. Pengendara di bawah umur atau pengendara yang tidak memiliki SIM.

8. Berkendara sepeda motor berbonceng tiga.
9. Kendaraan bermotor roda empat atau lebih yang tidak memenuhi persyaratan layak jalan.
10. Kendaraan roda dua dan roda empat yang tidak dilengkapi dengan perlengkapan yang standar.
11. Berkendara di bawah pengaruh alkohol.
12. Kendaraan bermotor yang memasang rotator atau sirine yang bukan untuk perentukannya.

Media Poros Nusantara Biro Kota Singkawang mewawancarai ketua tim Bapak Jamian yang sedang bertugas dilapangan. Beliau mengatakan bahwa di setiap harinya tingkat pelanggaran terus mengalami penurunan dari awal di mulai operasi zebra 23 Oktober hingga hari terakhir di 5 November 2019 ini.

“Dengan dilaksanakannya operasi zebra di harapkan kesadaran pengendara yang berlalu lintas di jalan semakin tumbuh dalam mentaati aturan berlalu lintas dan dapat melengkapi surat-surat kendaraannya”. jelas Bapak Jamian.

Selajutnya Bapak Jamian juga mengatakan bahwa razia kali ini masih banyak di dapati pengendara kendaraan bermotor yang tidak membawa surat-surat kendaraanya dan bahkan kendaraannya tidak memiliki surat-surat yang lengkap. Tapi untuk pelanggaraan tidak menggunakan helm SNI sudah tertib dan hampir semua menggunakan helm berStandar Nasional Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *